Pagi pun tiba, matahari mulai menampakan dirinya, terlihat dimana seorang lelaki tampan, gagah dan berbadan atletis akan memulai hari ini dengan pergi bekerja. siapa lagi kalo bukan, Miguel Raymond Silvestre-Maxwell.
Lelaki tersebut nampaknya sudah bersiap dengan setelan fashion kerja dengan warna senada. Dan tak butuh waktu lama, Miguel segera melenggangkan kakinya keluar dari istana megahnya dan langsung masuk ke dalam mobil sport yang telah disiapkan.
Oh ya, saat ini Miguel ingin sekali mengendarai kendaraannya seorang diri, biasanya ia selalu diantar oleh supir pribadinya. Mungkin mood nya yang sedang baik dihari ini.
Segera ia menyalakan mesin mobilnya dan langsung menancapkan gas keluar dari perkarangan istana megahnya, diikuti para pengawal pribadi, mafioso, hingga penembak jitu yang berjaga di spot spot Tertentu untuk menjaga serta melindungi Tuannya dari serangan yang tidak terduga.
Berbicara soal pengawalan terhadap Miguel, Itu memang sudah menjadi hal yang wajib, sang bos besar harus selalu mendapat perlindungan ekstra, apalagi ia mengendarai mobilnya seorang diri.
Mengingat eksistensi Miguel, yang merupakan orang paling terpandang dengan harta serta kekuasaannya, baik dalam perekonomian dunia hingga tingkat kriminalitas sekalipun, pastinya banyak sekali musuh yang mencoba membunuh Miguel untuk mematikan dan merebut kekuasaannya yang sampai saat ini masih belum tergoyahkan.
Akan tetapi, hal tersebut sangatlah mustahil, melumpuhkan seorang Miguel sama saja mengantar nyawa mereka dengan mudah, apalagi Miguel dikelilingi oleh nama besar dari keluarganya hingga organisasi-organisasi mafia yang dia pimpin.
(Back to the topic)
Setelah 15 Menit menerobos jalan di kota Melberg, mobil sport Ferrari Laferrari yang dikendarai Miguel akhirnya tiba di perkarangan salah satu dari 50 gedung pecakar langit yang berjejer rapi menghiasi kota melberg itu. Terlihat dari Gedung tersebut memang sangatlah megah, mewah, elegant dan tentunya super besar.
Nama Miguel MegaCo, terpampang sangat jelas di bagian depan gedung tersebut, menandakan bahwa perusahaan tersebut adalah miliknya.
Miguel pun segera turun dari mobil sport nya tersebut dan langsung mendapat sambutan hormat dari para pegawai perusahaannya, Namun Miguel hanya terus berjalan dengan wajahnya yang datar serta tatapan dingin tanpa membalas hormat dari para pegawainya.
Iapun berjalan menuju Lift Khusus yang disediakan untuknya, dan setelah berada di dalam lift, ia kemudian memencet Tombol lift yang bertuliskan "King Room", yang dimana setelah menekan tombol itu, lift tersebut akan otomatis membawa Miguel langsung ke ruang kerjannya.
Sekitar 15 menit kemudian, akhirnya lift tersebut berhenti dan pintu lift itupun terbuka, menampakan ruang kerja yang Begitu megah, mewah, nyaman serta luas tersebut. Diperkirakan, ruang kerja Miguel berukuran 20 x 20 Meter.
Ruang kerja itu sangatlah besar dikarenakan Miguel ingin sekali menjadikan tempat kerjanya sebagai rumah kedua baginya, Terbukti dengan adanya beberapa ruangan yang dibagi antara lain: ruang rahasia, ruang persenjataan, ruang tidur yang dilengkapi kamar mandi, ruang santai, mini bar, ruang makan, ruang olahraga,ruang sauna, jacuzzi, hingga kolam renang mini tersedia lengkap di ruangan ini.
Miguel melenggangkan kakinya menuju kursi kebesarannya, dan iapun langsung duduk dan bersantai sejenak dengan memutar kursinya berhadapan ke arah jendela besar untuk melihat suasana kota melberg di pagi hari.
Saat sedang menikmati pemandangan indah didepan matannya, tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu, membuat Miguel harus menyudahi kegiatan bersantainya dan menyuruh orang tersebut untuk masuk, setelah pintu tersebut terbuka, nampaklah seorang lelaki yang tak kalah gagah dan cool memasuki ruang kerja Miguel.
DU LIEST GERADE
MIGUEL
Romantik18+ Miguel, seorang multibillioner yang dikenal dengan sifat dingin serta kearoganannya mulai diluluhkan oleh cinta seorang wanita yang hanya berprofesi sebagai maid di istana besarnya. Akankah Dua insan yang mempunyai latar belakang yang berbeda ak...
