Apakah kau percaya dengan hal-hal yang terjadi secara kebetulan? Pada dasarnya tidak ada yang namanya kebetulan di dunia ini. Segala hal yang telah terjadi pada setiap manusia di bumi adalah takdir bagi mereka. Begitu pula dengan pertemuan antara Park Jimin dan Min Yoongi.
Pertemuan itu berawal dari sebuah payung merah yang Jimin berikan kepada seorang wanita cantik berkulit putih yang ia temui di minimarket dekat rumah sakit tempat neneknya dirawat. Perlakuan manis yang dia lakukan kini telah melunakkan hati seorang gadis yang terkenal paling sulit untuk didekati. Terkadang, tanpa kita sadari sebuah kebaikan kecil yang kita lakukan mampu mengubah hidup orang lain.
.
.
"Aku tak mengerti, dia punya aura yang mengagumkan sekaligus menyeramkan. Dia misterius."
.
.
"Dia seperti medusa. Jangan terlalu lama menatap matanya atau nyalimu akan menciut seketika"
.
.
"Bagaimana bisa seorang Ratu Bangtan tertarik dengan rakyat biasa sepertimu."
.
.
"Sebenarnya, apa yang telah kau lakukan padanya?"
.
.
.
_Sweet Coincidence_
Anyeong readers, Vio disini...
Aing nulis cuma mau membebaskan otak aing yang penuh dengan imajinasi tak tersalurkan huhu.. Setelah dulunya jadi anak FFN yang sempet hiatus lama T_T)9
Rencananya aing mau repost lagi FF lama disini, tapi berhubung file di laptop aing ilang karena keformat dan mau login ke FFN eh lupa password... Yasudahlah '-')
Ini FF Minyoon yang pertama aing buat yak, rencananya mau dibuat BL tapi kok rasanya feelnya ga dapet '-')
Yaudah akhirnya jadi GS deh huhu...
Kalau biasanya pihak top lebih dominan dari pihak bottom, gimana kalau pairingnya tetap sama tapi pihak yang dominan dibalik '-')/
Gimana yak, ibaratnya kayak ceweknya yang lebih agresif dari cowoknya
Ya gitu deh '-')
~Happy Reading~
YOU ARE READING
Sweet Coincidence (MinYoon GS)
FanfictionPertemuan itu berawal dari sebuah payung merah yang Jimin berikan kepada seorang wanita cantik berkulit putih yang ia temui di minimarket dekat rumah sakit tempat neneknya dirawat. Perlakuan manis yang dia lakukan kini telah melunakkan hati seorang...
