NEW: Introducing Tap. Addictive chat stories for your 📲 Now in 10 languages
DOWNLOAD NOW!
Eureka #RemembertheFlavor

Eureka #RemembertheFlavor

16.6K Reads 1.4K Votes 3 Part Story
Lovita Cendana By Cendarkna Updated Jul 07, 2016

"Kalau kamu es krim di kedai ini, kamu cocoknya jadi blue ocean."
"Oh ya?"
Aku mengangguk. "Blue ocean yang sangat dalam. Seperti pendalamanmu yang juga susah ditembus."
Tawamu berderai di meja. "Apa lagi?"
Aku ingin berkata bahwa blue ocean juga menggambarkan karaktermu yang sangat romantis, dinamis, tenang, dan menarikku ke dalam pusaran, tapi lidahku kelu. Kalimat itu menjadi mubazir di kepalaku.

RuruRora RuruRora 7 days ago
Astaga kak! Keren banget sih tulisannyaaaaa aku sampe jerit-jerit sendiri
Meylandri Meylandri Jan 19
Ending kayak gitu, sapa yang sanggup, di dunia nyata hati selalu mencari kebahagian nyata bukan sensara terus... he..
Sarahnrftyh Sarahnrftyh Feb 17
Kak Loplop, tolong dong diksinya dikontrol. Kok kurang ajar banget, sih, kerennya?
Sarahnrftyh Sarahnrftyh Feb 17
Baru baca berapa paragraf aja udah engap duluan, Kak. Gak kuat ih, jd pengen nyemilin otak Kak LopLop biar ketularan kerennya.
Meylandri Meylandri Jan 19
Gue baca buku ini dengan lebaran menguning dan sampul yang sudah lepas.. hehe asli banget buku tua yang lengendaris..
Rc_feb Rc_feb Aug 05, 2016
"Terkadang Tuhan iseng..." penggunaan kata yg menarik. Saya suka saya suka. :)