☃️☃️☃️
Saat duniaku terasa sangat gelap gulita, kau tiba-tiba datang dengan sebuah lentera.
Ku kira kedatanganmu hanya karena belas kasih semata, melihat diriku yang malang terduduk di suatu tempat, dan aku sendiri pun tak tahu ini dimana.
Ternyata aku salah....
Kau tetap berada di sampingku bahkan sampai lentera itu padam. Menyeka tangisku dengan lembut, menggenggam tanganku erat.
Langkah kakimu menuntunku kala diri ini kehilangan arah, dan suaramu yang mengalun lembut, merasuk indera pendengaran ku, membisikkan kalimat-kalimat nan indah.
Berjuta pertanyaan berkeliaran dalam benakku kala itu.
Namun aku memilih diam...
Karena aku yakin, kau pasti akan mengatakan alasannya tanpa ku minta.
Aku bahagia ... terlampaui bahagia sampai sulit untuk ku ungkapkan dengan kata-kata.
Terima kasih...
Karenamu, di musim dingin aku bisa merasakan empuknya berjalan di atas gundukan salju.
Merasakan betapa menyenangkan malam festival kembang api saat musim panas.
Melihat indahnya bunga sakura yang bermekaran di musim semi dan menikmati eloknya daun maple yang berjatuhan, tertiup angin musim gugur.
Dan sekali lagi terima kasih....
Karena telah membiarkanku melihat keindahan-keindahan lain yang belum pernah kulihat sebelumnya.
☃️☃️☃️
YOU ARE READING
YOUR EYES || Song-Fiction SURENE || END
Fanfiction"Aku selalu berharap, kau datang kembali di kala senja seperti waktu itu." "Terima kasih banyak, karena telah menjadi alasanku untuk tersenyum setiap saat." 🎼~JUST SONG-FICTION~🎼 ✍️ ️Dedicated for my ultimate bias "SuRene" The end of the year I mi...
