prolog

7 0 0
                                        

"Ihh, liat geh itu kan  aletha"

"Ih iya dia itu pinter banget ya"

"Iy, dia juga menjadi siswa paling berprestasi disekolah ini gara gara kepintaranya"

"Masa sih.., boong kali, keliatan dari mukanya kek orang cupu"

"Etdaaah, sirik aja lo jadi orang"

"Eh emng iy geeh"

"Udh pinter cantik pula kagak kyk elo"

Rata rata seperti itulah bisikan bisikan seluruh siswa siswi SMA Dharmajaya. Betapa senangnya hati aletha karna ia berhasil menjadi siswi berpretasi disini. di hari ini para ortu dan murid sedang mengambil rapot kenaikan kelas,memang sedikit kecewa hati aletha karena hanya bisa mengambil sendiri rapot nya,jika ia meminta papa yg mengambilnya sudah pasti alasan laki laki itu adalah sibuk dan tdk mungkin juga ia menyuruh ibunya yg terbaring lemah di rumah sakit karena kecelakaan dan koma. Sudah 5 hari ia tdk menjenguk ibunya karena ia terlalu sibuk dengan sekolahnya. Setela menalikan tali sepatunya gadis itupun langsung beranjak ke mobilnya untuk ke rumah sakit, karena ia ingin memberi tahu kabar gembira ini ke ibunnya.

Setelah sampai di rumah sakit aletha langsung menuju kamar ibunya. Alangkah terkejutnya ketika melihat kamar itu kosong.
Ia pun berpikir ibunya di pindahkan ke kamar sebelah namun, nyatanya tak ada sapa sapa disana, ia pun  langsung beralih ke suster yg berjaga.

"Emm..., sus saya boleh tanya ngg " kata aletha sedikit ragu

"Ooh iya, ada apa mbak? Ada yg bisa saya bantu?" Tanya suster itu

"Pasien yg bernama ibu arina gayatri di kamar 112 kemana ya sus" tanya aletha

"Mohon maaf mbak, kamar itu sudah tdk ditempati 4 hari yg lalu di karenakan pasien yg bernama ibu arina sudah meninggal dunia beberapa hari yg lalu" jelas susrer itu

Deg!

Aletha membulatkan matanya. Knp iy tak tahu akan hal itu apakah papanya tidak memberi tahu aletha karena tidak peduli lagi denganya. Tpi kenapa risa sepupunya juga tdk memberi tahu dia. Aletha pun langsung berlari ke mobil sambil menyeka air matanya, tujuanya saat ini adalah danau

Setibanya di sana aletha langsung berlari ke kursi taman yg ada di pinggir danau itu. Pemandangan danau yg cukup luas dan dikelilingi rumput hijau yg ditumbuhi bunga bunga kecil, membuatnya sedikit tenang.

"Mama kenapa pergi secepat ini..."lirih aletha sambil memegangi liontin kalung berbentuk "A" yg merupakan pemberian dari mamanya.

"Mama knp tinggalin aletha..., aletha ngg yakin klo aletha akan merasa bahagia sama papa " kata gadis itu

"Aletha akan slalu doain mama" ucap gadis itu

"Selamat jalan mama.., semoga tenang disana" kata aletha sambil mencium liontin kalungnya

Ia pun memutuskan untuk pergi dari tempat ini, agar tidak banyak lagi kenangan yg muncul dari pikiranya tentang danau ini namun, saat di perjalanan ia melihat sosok pria yg tak asing lagi denganya, ia memakai jas dan duduk berdampingan dengan  wanita yg sama sekali tdk ia kenal, apakah ini acara pernikahan? Klo iya, wah.., ini memang kejutan yg luar biasa. Baru saja ibunya meninggalkanya, namun papanya malah sudah menikahi wanita lain.

"Papa..." panggil gadis itu tak percaya dengan apa yg terjadi

"Ada apa kamu kesini, aletha?"tanya azka papa aletha

Ucapan azka berhasil membuat aletha kaget dan langsung membulatkan matanya. hatinya sdh cukup teriris  atas penderitaan yg lain namun, lihat pria ini malah menambah luka baru dihatinya.

"Apa maksud papa?!, harusnya aletha yg bertanya seperti itu. Ngapain papa disini hah?!" Kata aletha yg mulai meninggikan suaranya

"Lebih baik kamu pulang ke rumah dan siapkan kopermu, kita akan pindah rumah" jawab azka dengan enteng

"Apa papa ngg sadar klo mama baru saja ninggalin kit--" ucapanya terhenti ketika ada seseorang yg menarik tanganya untuk kluar dari acara yg baginya menyakitkan

"ASTAGA ALETHA!!!, LO NGAPAIN TERIAK TERIAK DISANA, LO MAU KENA AMUK BOKAP LO!" pekik risa sepupunya aletha yg 1 sekolah denganya

"Risa...,hiks...,hiks..., papa gue jahat" lirih aletha sambil menyeka air matanya

"Yg sabar ya aletha, tenang aja gue akan slalu ada disamping lo" ujar risa yg memeluk erat aletha

"Sekarang lo turuti kemauan bokap lo tadi, yok gue antar kerumah lo"kata risa

Aletha bersyukur karena ada risa yg memjadi sepupu sekaligus teman terbaiknya, yg slalu msmpu membuat senyum aletha

HADEUH AKHIRNYA SLESAI JUGA NI CHSPTER, WALAUPUN MASI I PART TAPI TAK PA LAH. JANGAN LUPA UNTUK KOMEN DAN VOTE, BY!!😊😊

ALETHADonde viven las historias. Descúbrelo ahora