Pian minta maaf lagi

12 4 0
                                        

Hari ini  malam minggu seperti biasa,Egra dan Kevin mabar game bareng.Kali ini bukan cuman mabar dirumah, tapi mereka keliling Jakarta menjajal kuliner malam hari.Setelah itu mereka pergi ke sebuah atap gedung menatap kota Jakarta di malam hari.

" Lo sering kesini?"tanya Kevin  sambil menyeruput coklat panas

"Ia,biasanya gw ke sini sama Pian kalau lagi boring"kata Egra yng kembali mengungkit Pian

"Sepertinya lo sama Pian deket banget .Kalian sahabattanya udah lama"kata Kevin

"Ya lumayan,setaun lebih"kata Egra

"Setaun itu lama ,tapi sepertinya dia gak ngerti lo"kata Kevin

"Ga ngerti gimana.Selama ini dia itu temen curhat gw,temen gw kalau lagi kepepet keluar rumah.Tapi ya karna Jigong itu dia berubah"kata Egra

"Ya,kalau dia ngerti lo gak mungkin dia bisa langsung percaya sama Grace"kata Kevin

"Udah udah gw mau pulang.Capek ngomongin Pian terus."kata Egra beridiri dan menuruni beberapa anak tangga.

"Gw anterin gra"kata Kevin menyusul Egra

Kevin mengantar Egra pulang ke kost dengan selamat.Didepan rumah kost berdiri seseorang.Karna khawatir dengan Egra,Kevin ikutan turun untuj memastikan siapa seseorang itu.
Yang benar saja itu Pian yg berdiri.
Sepertinya ia sangat kesal karna menunggu lama.Terlebih lagi matanya melirik menyipit ke arah kevin tandanya dia tidak suka kevin ada disini.
Karna Egra menyuruh Kevin untuk pulang ,jadi kevin pulang meninggalkan dua burung merpati yg sedang ngambekan itu.

"Lo ngapain ke sini"kata Egra

"Mau ketemu lo.Lo ngapain jalan malem malem sama dia.Dimisscall ga diangkat,di chat ga di balas.Lo ini kenapa sih!"kata Pian

"Emang lo peduli?!"kata  Egra menatap mata Pian

"Gw peduli sama sahabat gw.Gw ga mau lo sakit karna keluar malem terus."kata Pian

"Peduli?Sakit?Asal lo tau pian,,,Sakit yg lo buat karna ngebelaiin jigong itu lebih perih daripada gw masuk angin tiap hari!"kata Egra

"Oke oke ,,gw akuin gw salah.Gw salah karna udah ngebentak lo,gw salah karna belain Grace dan gw salah menilai lo,maafin gw"kata Pian dengan memegang kedua tangan Ara

"Selama lo masih deket sama Grace jangan harap kita bisa kayak dulu lagi.Gw mau  Pian yg dulu!"kata Egra menghempaskan tangan Pian dan masuk ke dlm kostnya.

"Ahhhhhhh,sialannn!!!"kata Pian mengacak acak rambutnya lalu pergi dari tempat itu

Dibalik pintu Egra bersender dan menangis.Dia menangis karna persahabatanya dengan Pian sedang diujung tanduk.Ia sangat menyayangi Pian sama seperti adiknya sendiri.
Dia sudah menggangapnya seperti keluarga bagingya.

Maafin gw ian,,gw udah buat memilih.
Tapi ini semua buat kebaikan kita.Gw gak mau kehilangan sahabat baikk gw ,tapi gw juga ga sanggup diabaikan karna ada Jigong itu ucap Egra dengan tangis air mata yg menetes.

Jangan pernah minta maaf
Jika kamu tidak benar benar tulus!

Fegra.Trg

* * *






Cuman TemanWhere stories live. Discover now