inseparable

30 4 23
                                        


Gaessss Mon maap inikan fanfic pertama aku jadiii kalo ada typo mohon dimaklumi
      °•terimakasih•°
•••••••••••••••••••••••••••••••
"Nah kannnn aku bilang apaa ciki initu enak bangett." Kata Pisha dengan senang.

"Huuh nanti aku mo bilang ke bunda mau beli 5 dus gede U^U." Atalie bilang dengan sama senang nya.

𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒍𝒂𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒎𝒂𝒌𝒂𝒏 + 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒄𝒊𝒌𝒊 𝒌𝒆𝒍𝒖𝒂𝒓𝒂𝒏 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖
~~~~~~~~~~~~~~~~~

𝐛𝐞𝐬𝐨𝐤𝐧𝐧𝐲𝐚

Guru IPA mereka berjalan dan berhenti di depan kelas, untuk memberi pengumuman, "Anak-anak sekarang ada anak baru nanti dia akan tinggal dikamar no.111. "

Yappp Pisha, Atalie, Farah dan Naolie mereka bersahabat sejak SD kelas 4 sampai SMP sekarang, mereka selalu bersama bahkan kalau mereka study tour jika salah satu dari mereka tidak ikut maka semua pasti tidak ikut.

Sekarang mereka tinggal di SMP 1 Galaxy Harapan yang dimana disitu terdapat asrama. Yapp mereka ber-empat satu kamar di no.111 dan sekarang mendapat teman baru😉.

"Kira² dia sifatnnya kayak gimana ya Rah?" Atalie bertanya kepada sahabat nya.

"Gak tau atuhhh kan kmu cenayang masa gak tau?" Farah malah nyeletuk, biasa dia emang sengklek kok.

"Pffffffttttt." Naolie dan Pisha yang mendengar itu berusaha menahan tawa mereka. Mereka ber-empat itu orang sengklek semua, jadi mohon maaf ya kawand-kawand.

~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ Kamar Asrama No. 111 ]

"Eh gais." Pisha tiba-tiba memanggil mereka, sorot mata nya melihat ke arah pintu kamar mereka.

"Hello gaeesssss." Alina —murid baru— yang baru datang ke kamar Asrama barunya berteriak sambil mendobrak pintu kamar mereka tersebut.

"Iiihhhhh bisa gk sih ketok pintu dulu😒." ucap Pisha kesal karena kelakuan murid tidak tahu diri itu.

"Gak bisa." Alina bilang sewot.

"Hisssshhhsss." Naolie menggeram, 'bisa banget ni anak ngomong gak sopan banget!'.

"Aku tidur dibawah ya soalnnya aku takut ketinggian." Kata Alina sambil menunjuk ke kasur tingkat 3.

Disitu kasur tingkat nya ada dua, satu kasur tingkat 2, dan satu lagi kasur tingkat 3.

"Gak lah itu aku." Atalie memprotes, ya gimana enggak dia itu juga takut ketinggian woy! Juga kan tuh anak baru masuk kok tiba-tiba milih sih?.

"Plisss yaqqqqq🥺🥺." Alina memohon dengan nada yang di manja-manja kan. Sumpah geli tau Astagfirullah.

"Ew- jyjik." Ucap Farah didalam hatinya.

"Yauda dehhh." Atalie akhirnya menyerah saja, toh hanya pindah satu kasur ke atas doang.

"Yayyyyy." Ucap Alina yang langsung melompat ke kasur baru miliknya.

Berarti Pisha di paling atas, Atalie yang kedua, dan Alina yang ke terakhir ya!" Kata Farah memberitahu urutan tempat tidur milik mereka.

"Oke" Naolie, Atalie, dan Pisha menjawab, Alina kemana? Oh tentu saja sudah tidur:v.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

𝐁𝐞𝐬𝐨𝐤𝐧𝐧𝐲𝐚

Pukul 07.00

Pisha dan sahabat nya sudah siap ke sekolah, Alina? Masih tidur padahal Pisha dan lainnya sudah membangunkannya tapi ia tidak mau. Biasa orang kebo emang susah dibangunin.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 29, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

inseparable😌Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang