Part 1- Prolog

1 0 0
                                        

Halo halo aku masih baru disini untuk buat cerita jadi mohon di maklumkan ya ya.

Warning : typo is real and slow update

Oke oke Happy Reading

.
.
.
.

"Aku tidak tau apa yang kau maksud?" Tanya seorang gadis dengan gaun biru langit disebuah pesta yalng tahun.

"HAH!! kau bilang tidak tau, bukankah aku sudah bercerita ratusan kali dan ini yang ku dapatkan dari seorang sahabat yang katanya akan mendukungku" Ucap seorang gadis dengan gaun hijau daun.

"Kau menikungku...Kau merabut orang yang kucinta...Dasar pengkhianat!!" Lanjutnya.

"Aku tidak tau kalau yang kau sukai itu tunanganku, yang ku tau kau suka dengan seseorang dan tak pernah menyebutkannya!" ucap bela sang gadis gaun biru.

"Tapi kenapa kau tidak meberitahukanku kalau sudah bertunangan dan sejak kapan kau bertunangan??" ucap sang gadis gaun hijau.

" Sejak dia masuk sekolah kita. Oke aku salah, aku min...."ucapan gadis gaun biru terpotong dengan sebuah teriakan yang berasal dari gadis gaun hijau.

"HAH.... Sudah 5 tahun kau bertunangan dengan dia dan kau tidak pernah membritahukanku, dasar kau..." ucap dengan geram si gadis bergaun hijau.

"kau sebagai sahabatku dan ini sangat mengecewakanku" lanjutnya sambil berlari meninggalkan pesta sahabatnya.

"Sa.... tunggu...!!!!" Teriak sang gadis gaun biru.

------------------------------------

"Kenapa harus begini...."ucapnya dengan gelisah sambil menangis karena ia ingin punya sahabat yang selalu bisa saling membantu dan memaafkan serta memperbaikinya.

"Hai, ini ulang tahunmu, kamu jangan menangis ya" ucap seorang laki-laki dengan lembut sambil memeluknya.

"KAU....Kenapa kau tidak katakan bahwa kaulah yang ia suka hah??" ucap gadis itu sambil melepas pelukan tersebut.

"Karena itu tidak penting"ucap laki-kai itu datar.

PLAK....

"Dasar brengsek" ucap gadis itu sambil menampar sang laki-laki dan beranjak pergi mengejar sahabatnya itu.

Saat gadis dengan baju biru itu keluar menuju halaman dapan,  itu hanya meliat sebuah mobil yang ditumpangi sahabatnya keluar dari gerbang.

Gadis tersebut pun menangis sambil memanggil sahabatnya yang telah pergi.

Pikiran gadis itu pun blank karena ditinggal sahabat karibnya untuk kedua kalinya dan kali ini dia pergi dengan kekecewaan serta sakit hati.

Tak lama kemudian pandangannya menggelap dan tubuhnya lemas. Ia melihat tunangannya berlari kearahnya sambil memanggilnya dan ia pun jatuh pingsan dangan tunangannya yang terus memanggil namanya.

.
.
.
.
.

TBC or END??.....

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 17, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Apa Yang Salah? Stories to obsess over. Discover now