01 :: Kunci Jawaban

1.2K 65 48
                                        

Ujian Tengah Semester di SMA Changseo hampir berakhir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ujian Tengah Semester di SMA Changseo hampir berakhir. Tinggal satu hari lagi sebelum para murid benar-benar bisa bernapas lega. Bangku-bangku disusun renggang dengan jarak yang cukup lebar, membuat setiap siswa duduk terpisah satu sama lain.

Kim Seungmin menoleh ke bangku kosong di sebelahnya, di sana hanya ada sebuah tas yang tergeletak tanpa si pemilik. Ia mengetuk layar smartwatch yang hampir menunjukkan pukul 08.30, ujian akan segera dimulai tapi Jeongin entah pergi kemana.

"Hei, Jeongin. Sini lo!" teriak seorang siswa di bangku belakang.

Semarak obrolan para siswa di kelas itu menghilang, semua tatapan tertuju pada Jeongin yang datang tergesa dari balik pintu kelas. Beberapa roti selai yang masih terbungkus plastik terjatuh, membuatnya buru-buru memungutnya kembali ke dalam pelukannya.

"Nunduk," suruh Lai Bowen, salah satu siswa yang tak luput dari perhatian sekolah. Dia memiliki tubuh atletis sebagai perenang, dengan bahu bidang dan postur yang terlatih.

Dengan ragu, Jeongin mendekat dan mulai menundukkan kepalanya.

Tok!

Bunyi tumpul itu terdengar singkat saat pukulan mendarat di atas kepala Jeongin, refleks bahunya sedikit terangkat.

"Mana roti gue, anjing. Gue udah laper banget!" umpat Bowen keras, seisi kelas tidak ada yang peduli, pemandangan itu sudah menjadi hal biasa.

"Ma-maaf!" Jemari Jeongin mengencang di sekitar roti yang ia bawa.

"Nggak becus! Gue cuma nyuruh lo beli sarapan lima belas menit!" bentak Bowen. Ia merampas roti-roti itu dengan kasar, lalu melemparkan satu per satu ke teman-temannya di sekitar seolah itu hak mereka.

Bowen beserta teman-temannya bersamaan membuka plastik roti, bertepatan dengan itu bel masuk berbunyi. Mereka berdecak kesal karena telah melewatkan waktu sarapan.

Sedari tadi Seungmin memperhatikan, tapi tetap diam tanpa melakukan pembelaan. Jeongin duduk di kursinya, lalu melirik ke arah Seungmin yang sudah lebih dulu menatapnya.

Mereka saling diam, sampai akhirnya pandangan itu terputus ketika sebuah roti yang sudah digigit terlempar, mengenai lengan Jeongin sebelum jatuh ke lantai.

"Jeongin, itu jangan cuma diliatin. Bawa pulang buat makan sama keluarga lo sekalian," ucap Bowen santai.

Beberapa orang tertawa pelan, yang lain hanya menonton tapi tak ada yang menghentikan. Tiba-tiba kelas berubah tegang saat pengawas ujian datang, saatnya mereka bertempur dengan soal-soal ujian itu.

━━━━━━ M u n e c a━━━━━━

Sebagai ketua kelas, sudah menjadi biasa Seungmin keluar masuk ruang guru. Di sana tanpa sengaja ia kerap mendengar kabar yang dibicarakan para guru. Karena itu, ia sering mengetahui sesuatu lebih dulu daripada murid lain.

Muñeca ⋮ Kim SeungminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang