#1

111 4 0
                                        

"Cepat,pegang ini erat erat,jangan sampai kau menghilangkannya,dan jangan pernah menyesali apa yang terjadi dalam hidupmu.Bantulah orang orang di sekitarmu yang membutuhkanmu"ucap seorang wanita tua dihadapanku.

"Kenapa?kok kau memberiku kalung berliontin merah ini?kenapa ini harus disimpan baik baik?aku menyesali apa,hei?!?"ucapku seraya mencari wanita tua tadi.

"Akkh...kenapa ...kepalaku sakit ??"gumamku.Aku membuka kedua manikku dan menyadari..aku berada di sebuah ruangan...seperti kamar.

"Putra mahkota!tuan putri sudah bangun!"ucap seseorang."Hei! siapapun diasana!,dimana aku?siapa kau?dan mengapa pakainku seperti ini?"ucapku berteriak.

"Hei kemana saja kau,Choon hee-ah!pengawal menemukanmu tergeletak di lorong istana!kepalamu terbentur ha?aku putra mahkota,namaku Min Yoongi.Pakaianmu seperti itu karena kau seorang putri,bodoh!"ucap yoongi

"Eoh?apa yang kulakukan disini?aku harus pergi."ucapku tak percaya."ikut aku!"ucapnya seraya menarik pergelangan tanganku."Aakhhh..sakit!lepas!"ucapku sambil terus berusaha melepaskan genggamannya yang erat.

Aku terus ditarik dan diseret olehnya.Yang aku lakukan hanyalah menurutinya."Lihatlah orang itu,Choon hee-ah.Dia berkhianat"ucapnya seraya mencambuki seorang pria dihadapannya.

"Minggir!kau hanya tamu disini,tidak usah ikut campur,bodoh!"ucapnya,menatapku tajam."Tidak!aku tidak akan menyingkir!bunuh saja aku jika itu membuatmu merasa lebih baik!"ucapku kesal.

Criiing,yoongi menegluarkan pedangnya dan melukai lenganku."Akkkh...sakit!,hiks....."
ringisku.Si pria bermarga Min itu membelalakkan matanya,seraya melihat kearah lenganku.Dia menjatuhkan pedangnya dan mengeluarkan satu kata dari bibirnya"Mian..."ucapnya dan berjalan pergi meninggalkanku.

"Putri mahkota!apa anda baik baik saja?lengan ada terluka,putri!"ucap seorang pria dihadapanku."Tak apa~sini,biar ku obati lukamu"ucapku."Aniy..aku baik baik sajaa.Obati dulu luka anda,putri."ucapnya.

"Hei~kau berani menantang seorang putri ya~"ucapku sambil melipat kedua tanganku di atas dada. "Ah~ahaha..baiklah~"ucapnya. "Lihatlah, luka dipunggungmu ini!kau bilang baik baik saja eoh?"ucapku.

"Ah...mian,hanya saja aku malu diobati oleh seorang putri."ucapnya."sini..biar ku obati luka anda,putri."ucapnya."Baiklah~ pelan pelan ya~lenganku sakit."ucapku.

"Siapa namamu?"tanyaku."Aku kim seokjin,umurku 20 tahun.Aku hanyalah setengah bangsawan.Aku selalu dituduh oleh putra mahkota bahwa aku berkhianat."ucapnya"Baiklah,umurku 18,panggil saja aku Choon hee.Tidak usah terlalu formal,lagipulaa...kau lebih tua 2 tahun dariku"ucapku tersenyum padanya.

"Tapi..anda kan,seorang putri..aku tidak enak memanggil nama anda,putri"ucapnya sopan."Tak apa~panggil saja aku Choon hee"ucapku.

"Tuan putri...ah mian,maksudku Choon hee-ah,bolehkah aku memanggilmu choonie?"ucapnya."Tentu saja boleh seokjinie~"ucapku.

My Time Travel Into The PastStories to obsess over. Discover now