How do we Know that what we know is true?

62 7 1
                                        

Pada tanggal 8 Oktober 2020 lalu, terjadi "demo " besar-besaran di berbagai kota besar di Indonesia. "Demo" tersebut bertujuan untuk menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja. Semua orang dari kalangan aktivis,buruh,mahasiswa,maupun pejabat pemerintahan berdebat dan merasa bahwa pendapat merekalah yang paling benar, tidak peduli pendapat mereka mendukung UU Cipta Kerja atau tidak.

Dengan melihat kejadian tersebut , Kita semua harus sepakat bahwa kita cenderung menganggap diri kita sebagai orang yang paling benar dan memiliki pemikiran yang paling logis.Lalu, Apakah kita pernah bertanya bagaimana caranya kita tahu kalau yang kita tahu itu benar?. 

Open minded adalah jawabannya.

Open minded merupakan suatu sikap toleran terhadap pendapat orang lain. Untuk menjadi orang yang open minded ,bukan berarti kita harus setuju dengan semua pendapat orang. Dengan mempertimbangkan pendapat orang lain tanpa menyangkal pendapat mereka, itu adalah bagian dari menjadi orang yang open minded.

Jadi, mengapa menjadi orang yang open minded begitu penting?.

Sangat penting untuk kita di zaman teknologi digital ,dimana informasi mengalir begitu cepat tanpa tahu mana yang benar dan mana yang "hoax". Menjadi open minded adalah salah satu cara untuk memilah informasi yang kita terima dan masih ada banyak lagi manfaat menjadi seorang yang open minded , antara lain:

     1.  Tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa seringkali kita terlalu cepat mengambil kesimpulan ketika melihat suatu berita di internet. Orang yang open minded terbiasa melihat segala sesuatu dari banyak sudut pandang dan mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya. Dan pada akhirnya, mereka akan menyimpulkan sesuatu dari fakta-fakta tersebut.


      2. Terbiasa menghargai orang lain

Individu yang open minded terbiasa menghargai pendapat orang lain, tidak peduli pendapat orang tersebut benar atau salah. Karena mereka sadar bahwa setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda-beda.


     3. Belajar hal baru

Karena terbiasa menerima berbagai sudut pandang, membuat ia bisa belajar yang ia tak pernah ketahui. Orang yang Open minded bisa belajar banyak lewat cerita atau pengalaman yang ia dengar dari orang lain.


Untuk menjadi orang yang open minded memang tidak mudah tetapi hal tersebut begitu penting agar kita bisa menjadi orang yang lebih baik kedepannya. menjadi open minded akan sangat membantu kita untuk tidak menjadi orang yang menyebarkan berita bohong yang pastinya merugikan orang-orang di sekitar kita.

Kesadaran akan pentingnya menjadi open minded tidak terlepas dari peran kita sebagai warga suatu negara. Jika saja semua orang terbiasa menghargai pendapat orang lain khususnya para "stakeholder" di masyarakat, "mungkin" kejadian - kejadian yang tidak mengenakkan kemarin bisa kita ubah menjadi rapat jajak pendapat antara pemimpin dan  perwakilan masyarakat untuk menemukan titik tengah dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil. 

Nyatanya memang bukan perkara yang mudah , untuk menciptakan masyarakat yang open minded perlu perjuangan keras dari segala aspek masyarakat. Walaupun demikian , tidak ada salahnya kita memulai hal tersebut dari diri kita sendiri. Karena menjadi open minded bukanlah untuk kepentingan orang lain melainkan diri kita sendiri.


DAFTAR PUSTAKA

- Akbar, Fathan.2020.Cara Menjadi Open Minded:Pentingnya Berpikir Terbuka,[online],   (https://satupersen.net/, diakses pada 1 November 2020)

- Persada, Syailendra.2020.Ini Situasi Demo Tolak Omnibus Law di 5 Kota Besar Pada Kamis, 8 Oktober 2020,[online],(https://nasional.tempo.co/,diakses pada 31 Oktober 2020)

- Rizka, Ajeng.2020.Sebenarnya Definisi Open Minded Nggak Sesimpel Bacot Orang di Medsos,[online],(https://mojok.co/,diakses pada 1 November 2020)

- Wicaksono, Bayu.2020.7 Tanda Bahwa Kamu Benar-Benar Orang yang Berpikiran Terbuka,[online],(https://www.idntimes.com/,diakses pada 1 November 2020)








HMM?Stories to obsess over. Discover now