pagiku

28 5 2
                                        

Garis takdir seseorang memang berbeda beda

Sama seperti diriku yang mempunyai takdir yang terbilang cukup kejam

Saat Tuhan menentukan garis takdir seseorang aku dikasih garis takdir yang menyedihkan

Aku mau seperti orang - orang diluar sana yang mempunyai takdir bagus

Aku selalu bertanya-tanya kenapa tuhan memberiku takdir yang menyedihkan seperti ini

Apa tuhan senang melihat makhluk ciptaannya Mempu takdir seperti ini


***

Sinar matahari masuk melalui jendela membuat gadis di balik selimut yang masih menyelami alam mimpinya terusik oleh sinar matahari.

Sebut saja namanya dengan chole ya namanya park Chloe gadis remaja dari keluarga konglomerat yang kaya raya se-asia . Anak sulung dari tiga bersaudara , usianya baru menginjak umur 18 tahun dia baru menyelesaikan sekolah menengah atasya yang ada di Amerika , ya dia sekolah di Amerika karena dia masih keturunan orang Amerika - Korea .

" Chloe bangun nak ini sudah siang, kamu tidak berangkat ke kampus" ucap nyonya Park sambil sedikit menggoyangkan tubuh anak sulung ini.

" Iya iya mom sebentar lagi , lima menit lagi " ucapnya sambil kembali memejamkan matanya lagi

" Chloe...kamu tau nggak ini jam berapa?" Tanya mommyku dengan nada sedikit sebal

" Emangnya jam berapa mom.." tanyaku masih dengan mata tertutup

" Ini itu sudah jam setengah delapan , kamu nggak berangkat ke kampus?" Ucap mommyku , 'ha! Jam setengah delapan ,mati aku ada ujian lagi'  batin Chloe

Aku langsung duduk dan membuka mataku dan langsung mengomel kepada ibunya itu" kenapa mommy nggak bangunin Chloe dari tadi?" Ucap Chloe sambil menguncir rambutnya ke atas dengan asal

" Mana mommy tau kan kamu kemarin malam nggak bilang sama mommy, kalo kamu bilang ada ujian ya mommy bangunin dari tadi kamu Chloe" ucap mommyku panjang lebar

Aku tak menghiraukan mommyku yang terus saja mengomel karena aku memarahinya , padahal itu juga salahku sendiri sih kenapa aku tidak bilang sama mommyku untuk dibangunkan pagi-pagi

Aku masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan untuk berangkat ke kampus

***

Suasana di ruang makanan keluarga Park berjalan dengan cukup hening sesekali tuan Park dan saudara Chloe bercanda.

" Oh ya Chloe bagaimana hubungan kamu dengan soobin?, Baik - baik saja kan?" Tanya tuan Park pada putri sulungnya itu

Chloe hanya mengangguk sebagai jawaban " iya dad baik - baik saja kok , malahan setelah kuliah kita mau jalan-jalan" ucap Chloe antusias

" Daddy kok jarang melihat soobin ya kesini ? Apa pas soobin kesini pas Daddy tidak ada? " Tanya Daddyku kepadaku

" Iya , soobin kalo kesini pas Daddy keluar kota kalo nggak pas Daddy lembur di kantor" ucapku kepada Daddyku

" Oh gitu ya ,kapan - kapan soobin ajak kesini ya Chloe Daddy udah kangen nggak main catur sama soobin" ucap Daddyku dengan wajah datarnya

" Iya nanti Chloe ajak soobin kesini deh habis kita jalan-jalan " ucapku "tapi Daddy harus pulang cepat ya " lanjutku lagi dan dibalas anggukan oleh Daddyku

Setelah semua anggota keluarga selesai makan satu persatu dari mereka melaksanakan aktifitas sehari-harinya. Dari tuan Park yang mau berangkat ke perusahaannya , dan dua saudara Chloe yang mau berangkat ke sekolah, begitu juga dengan Chloe dia juga mau berangkat ke kampus. Sebelum semua melaksanakan aktifitasnya kita bersalaman dan sesekali mencium wajah kami masing - masing itu sudah menjadi kebiasaan di keluarga kami.

***

" Annyeong Changi nanti kita jadi pergi jalan-jalan kan?" Tanya bersemangat karena nanti aku akan jalan-jalan dengan kekasihku

" Iya iya sayang , aku janji kok aku gak akan lupa kalau kita akan jalan-jalan nanti" ucapnya ,mataku berbinar saat mendengar kata-kata dari kekasihku ini , padahal aku dan dia sering sekali berkencan tapi setiap aku berkencan rasanya sama seperti saat aku pertama kali berkencan dengannya rasanya itu bersemangat dan hatiku rasanya senang terus

Dia mengacak-acak rambutku tanda ia gemas melihat tingkahku yang dimatanya itu terlihat cute.

Oh ya aku hampir lupa sekarang aku ada di dalam mobil soobin iya dia selalu menghantar dan menjemput saat pulang dan pergi ke kampus.

Sekarang wajah kami hanya berjarak satu jengkal saja bisa kurasakan aroma nafasnya yang beraroma mint itu.

Dapat kurasakan benda kenyal menyentuh pipiku " kau semakin hari semakin cantik aja sayang" ucapnya membuat pipiku merah merona karena dibuat malu oleh perkataannya.

Dia kembali ke dalam posisi semula dan menghidupkan mesin mobilnya ,dan tak lupa tangan kirinya yang mengengam tanganku seperti takut kehilanganku

Tak terasa kami sudah hampir sampai di kampus karena jarak rumahku dan kampus lumayan dekat jadi cepat sampai ke kampus dan juga tadi jalanan kota Seoul yang senggang

Soobin turun dari mobilnya saat kami sudah sampai pada parkiran mobil dan soobin membukakan pintu untukku

Kami sudah berada di koridor kampus dan sesampainya di depan kelasku soobin langsung pergi karena dia juga ada kelas hari ini dan sebelum pergi dia berkata " belajar yang serius sayang supaya Kita cepat lulus " aku hanya mengangguk sebagai jawaban.

.

.

.

.

Gimana guys seru, bagus gak? Maaf ya kalo masih ada typo atau kata - katanya yang kurang bagus oh ya kalian boleh komplain kok kalo nggak bagus gue akan terima apa yang kalian komplain ok thanks ya yang buat baca cerita

No plagiat

First LoveWhere stories live. Discover now