Prolog

9 0 0
                                        

"Anne, what are you doing here?! " lelaki yang bermata biru itu nampak terkejut melihat gadis bertudung yang berada dihadapannya itu.

"Edrian, we're break." sungguh dingin ayat yang terpacul di bibir gadis yang dipanggil Anne tadi.

Anis terus lari keluar dari rumah yang penuh dengan orang-orang putih yang melihatnya. Ya,  mungkin pelik kenapa orang yang bertudung, secara spesifiknya, Muslim yang datang tidak diundang ke party tersebut.

"Ed, what's happen? " minah salleh bermata hazel yang berada di sebelahnya bertanya pelik.

"umm, I gotta go, bye girls" Edrian mengenyit mata ke arah minah-minah saleh yang berada di situ.

###

"Hey, my cutie pie! Do you mean it? " Edrian cuba mencapai tangan gadis yang disukainya itu.

"Don't touch me. " Anis Qistina dingin.

"ohh okayy.." Edrian yang lupa ade batas yang perlu dijaga, melepaskan tangan yang dia pegang erat, dia lupa yang gadis dihadapannya tidak boleh disentuh tak seperti kawan-kawan perempuannya yang lain. Apa yang dia tahu sebab gadis itu muslim dan tidak boleh disentuh oleh lelaki.

"Why, baby. Tell me. "

" We have a deal before!  Are you forget about it?" Anis membalas geram kepada mat saleh aka teman lelakinya.

"Nah, you want to control my life right now? it just a party,  nothing ever happened.." suaranya mula lembut mahu memujuk gadis yang berada di depan matanya.

"I saw you...kissing a girl. " air mata Anis mula tumpah. Dia dah penat dengan semua ini.

Muka Edrian nampak tidak bersalah dan bersahaja. Perkara itu perkara biasa dan dia dan stella hanyalah kawan. Tiada apa yang istimewa antara mereka. 

"Listen to me, we have a different culture and also RELIGION. i think we didnt match together. so,  please dont ever to find me again. I'm tired. You didnt change. what's the point of this relationship. I think we just should break off. " suara Anis bergetar menahan rasa. 

Edrian terkejut. Dia tidak sangka ayat yang keluar dari mulut Anne merupakan perkara yang serius. Selama ini ayat itu hanyalah permulaan Anne mahu merajuk dengannya. 

"No, please honey... Don't be like this. We just need to talk about this again. "

"WE ALREADY TALKED BEFORE! Do you ever learn your mistake? I said no  party,  girls, alcohol and haram food. You need to do that if you goin' to marry me!"

"I cannot leave that. I could just be a muslim then, no need to practic such those thing!"

"Okay,  just leave me then."

"Then, you can just go! I just wanna marry you because I wanna see your hair!  Get lost! "

Anis terkejut dan berasa dirinya dihina sebagai muslim.  Dia tidak sangka selama ini Adrian mahu melihat mahkotanya yang dipelihara rapi olehnya di bawah sehelai kain yang dinamakan tudung.  Selama 10 tahun berkawan dan tiga tahun bercinta Adrian hanya berpura-pura? Hanya mahu melihat rambutnya.  Kau sungguh keji Adrian.


You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 04, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

saya cari awakStories to obsess over. Discover now