Waktu itu jam menunjukkan pukul 06.30 WIB Jakarta. Selesai bersiap dan sarapan Karina berpamitan kepada orang tuanya.
"Pa,ma. Karina berangkat Sekarang " pamit Karina.
"Mau di anter supir atau bareng papa mama?" tanya Toni(papanya).
"Nggak deh pah, Karina naik taxi aja"balas Karina dengan sopan.
"Ya udah deh, hati-hati loh" kata Neli(mama)
"Iya, dah pa,ma" Karina pamit dan langsung pergi meninggalkan ortunya.
Sebenarnya hubungan dan orang tuanya itu nggak baik. Dikarenakan orang tuanya terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan jarang memperhatikan putrinya satu-satunya.
Autor pov:
Btw Karina punya kakak laki-laki Andra umurnya terpantang 2 tahun umur Karina sekarang 18 tahun berarti kakaknya umur 19 tahun.
Dan kalo kalian tanya dimana kakaknya Karina, Andra kuliah di luar negeri atau lebih tepatnya di AS.
Back to topic
Karina kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya makanya Karina kurang srek sama ortu.
Namun Karina tetap sayang sama ortu selalu nurutin perkataan ortu walau sesekali ngebantah.
"School"
Setelah sampai Karina turun dari taxi dan Karina segera masuk ke sekolah.
Karina berjalan di koridor untuk menuju kelasnya. Dia berjalan santai sambil membaca buku karna hari ini ada ulangan. Saat Karina asik membaca tiba-tiba.....
BRUUKKK....
Karina tidak sengaja menabrak seseorang namun karna Karina mengambil buku yang tadi dia baca jatuh ke lantai tanpa melihat sosok tersebut yang udah ia tabrak.
"Awh, maaf nggak sengaja" lirih Karina tanpa melihat seseorang yang ia tabrak.
"Iya gpp. Sini aku bantu" kata seseorang itu. Seseorang itu ternyata cowok.
Saat Karina melihat siapa seseorang itu karna suaranya nggak begitu asing baginya. Pas Karina melihat seseorang itu ternyata........
Autor pov:
Nah loh aku gantung kan ceritanya😂 biar penasaran😝
Tp btw kalian penasaran gak ya?🤔
Maaf ya awalannya dikit karna aku bingung mau ngetik gimana lagi, ini juga pertama kali buat dan aku ngetiknya juga udah malem kan waktu jam buat istirahat alias ngebo/tidur hehehe😁
YOU ARE READING
Sweet Couple
Teen Fiction"Jeno bukan?" tanya Karina ragu. "Iya"jawab Jeno yang kayak mikir sesuatu. " Karina?"lanjut Jeno dengan nada yang tinggi karna dia baru sadar bahwa orang yang ada di hadapannya itu adalah teman kecilnya.
