Hai kenalkan, aku Fanny anak yang berusia 10 tahun sekolah dasar, 9 tahun yang lalu. Saat itu aku memiliki saudara perempuan yang bernama Sinta,dia adik ku yang mirip sekali dengan Cina,matanya sipit dan kulitnya yang begitu putih selalu membuatku mengejek dia dengan sebutan "Anak pungut". Dari gen kedua orang tuaku tak ada yang matanya sipit,tapi jika berkulit putih gen bapakku lah yang dia ikuti,makanya aku selalu mengejek nya saat itu.Kami selalu bermain bersama,ibuku yang masih bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah dasar tempat tinggalku membuatku selalu menjaga dia sehabis pulang sekolah.
Oh iya,kenalkan ibuku, ibu hebat yang ku rasa paling hebat di dunia ini.Kami keluarga yang paling bahagia ku rasa,Bapakku yang bekerja sebagai service komputer, laptop dan guru honorer di salah satu Sekolah Kejuruan, selalu memanjakan kami berdua.Saat kami ingin bermain ke rumah keluarga bapakku selalu mengikuti kami dari belakang dengan motor bututnya itu.Kami menjadi putri yang selalu di jaga oleh dia.Bahagia bukan ? Bahkan bagian sekali. Tak ada permasalah awalnya hanyak cekcok yang ku rasa di rumah tangga itu hal biasa.Umur 10 tahun aku sdh mengerti akan hal "pertengkaran" tapi tak begitu mendalaminya.
Keadaan yang baik baik saja saat itu,membuat semua orang rasanya ingin menghancurkan keadaan itu. Hingga 1 larva betina berhasil masuk ke keluarga ku tapi bukan sebagai adikku,tapi sebagai..........
Yup benar ! Sebagai perusak kebahagian.
Ku rasa saat itu dia sebagai larva karena segitu menjijikan dan merugikan.
Konjang ganjing keruntuhan keluarga sudah ku rasakan.Ibuku saat itu sedang hamil adikku yang ketiga dan Alhamdullilah sudah di angkat sebagai PNS.
Tepat malam hari,aku tidak mengada-ngada tapi aku masih mengingat.Ibuku yang hamil saat itu meminta tolong kepada bapakku untuk memperbaiki listrik karena mati, ia menghubunginnya melalui via telephone. Jam 11 malam dia belum pulang, dan ibuku risau belum menjaga 2 anaknya dan menjaga diri nya serta adikku yg sedang dikandungnya.Sudahku bilang ibuku begitu kuat.
Tak lama bapakku pulang dan........
Booooommmmmm !!!
Ledakan percecokan malam itu begitu mencekam,langit malam tanpa bintang di tambah dengan mati lampu membuat ibuku dan bapakku tak kuasa menahan diri.Hasilnya adalah, ibuku yg menjadi sasaran bapakku.Aku tak mengatakan dia bejat,tapi dia membuat bagian tubuh ibuku terluka,ibu yang ku sayangi ibu yang ku jaga,AKU MEMBECI DIA.
Mengapa dengan mudahnya dia melukai seseorang yang dia pilih sebagai pendamping hidupnya ?
Mengapa mudah nya dia membuat perempuan yang telah melahirkan darah dangingnya tersakiti ?
Lelaki apa namanya ?
Ramai sudah, tetanggaku yang keluar karena mendengar percecokan dan hantaman itu dan pastinya hal ini akan di jadikannya bahan gibah bersama ibu ibu lainnya besok saat membeli sayur.
Selamat untuk larva betina yang berhasil merusak semuanya.Bagaimana rasanya di bela dengan bapakku? Di depanku,di depan keluarga ibu dan bapakku.Tertawa lah sekeras mungkin.Allah yang tak adil jika kamu di beri bahagia.Salam dari korban yang kamu rusaki.
Nextttt ?? Ntr ya hehehe
YOU ARE READING
Way Of Life
Non-FictionWay Of Life sebuah perjuangan hidup untuk tetap bisa merasakan indahnya nikmat Tuhan,yang tak ada dua nya .Tak ada yang mengingkan untuk kedua orang tersayang berpisah,menjadi saksi perpisahan,dan menjadi korban perpisahan. Ini jalan hidup,ini adala...
