TEMAN

14 4 0
                                        

SEKOLAH GENATI 1

Di mana siswa di sekolahan ini sangat berprestasi di beberapa bidang yang mereka dalami. Semua siswa di didik dan di asah kemampuannya.

Sekolahan ini juga menjadi favorit nomor satu di kota tersebut.

.........

"Hana?.. Nggak nyangka kita bisa sekelas sama kamu. "

"Iya.. Nggak nyangka banget loh. Tahu nggak,aku itu fens banget sama kamu.Hana.."

"Masa sih?.. "

"Iya.. Kami selalu menonton saat kamu lomba melukis tau.. terus pas olimpiade sains dan matematika kamu selalu masuk tiga besar kan?makannya kami bangga banget sama kamu. "

"Ah, iya. Itu berkat kerja keras aku selama ini. "

"kalian berdua,ayo!.."

"Hana, kita pergi dulu ya.. Dada.. ~"

"Iya.. "

"hanya basa basi doang"

Dia Hana.parasnya yang cantik dan sangat multi talenta. Dambaan semua kaum lelaki dan kaum perempuan. Dia sangat baik, ramah dalam bertutur kata dan sopan kepada semua orang.

Sekarang dia duduk di bangku kelas 3 A di SMA GENATI 1.Hari ini hari kedua ia beradaptasi ke kelas yang baru dan bertemu teman teman yang baru.

.....

"Tringgggg.... "

Bunyi bell istirahat.

"Hana. Kita istirahat,yuk!.."

"Ayo, Hana!Kita bareng ke kantin. "

"Ah, nggak usah. Aku masih kenyang. Maaf ya.. "ucap Hana.

"oh, begitu ya... "

"Ya sudah, kalau begitu kami duluan ya.. "

"Iya, maaf ya.. "ucap Hana merasa bersalah.

Setelah ke dua teman baru Hana pergi meninggalkan ruang kelas. Ia segera melanjutkan membaca buku dan memasang headset untuk mendengarkan lagu.

"Eh, lihat itu! "

Beberapa orang pun melihat ke arah lelaki yang menunjukkan tangannya ke arah Hana duduk.

"Ada apa?.. "

"nggak nyangka aja kalau seorang Hana yang terkenal di sekolahan orangnya pemilih dalam mencari teman. "

"Ya, wajar dong. Dia harus pemilih dalam masalah teman. Jangan sampai dia punya teman yang bertujuan berteman dengannya hanya untuk memanfaatkan Nya."

"Betul juga sih. Tapi jangan terlalu pemilih juga. Dia harus bergaul dengan teman baru bukan seperti sekarang,sibuk sendiri."

Seorang lelaki yang duduk paling ujung dekat tembok dan jendela di barisan ke dua dari depan hanya bisa mendengar percakapan mereka mereka yang ada di belakangnya.

Lelaki itu pun segera bangkit dari duduknya dan berjalan melewati Hana yang sedang sibuk membaca buku dan mendengarkan musik. Sesekali melirik Hana.

.....

Hana masih serius membaca buku yang dia bawa dari rumah. Tiba tiba ke seriusannya pun terpecahkan karena ada seorang lelaki yang berdiri di depan mejanya.

Saat itu Hana duduk di bangku paling utama dari barikan kedua dari kiri.

Hana pun mencoba mengangkat kepalanya ke atas agar melihat muka lelaki yang berdiri di depan meja nya.

H & GDonde viven las historias. Descúbrelo ahora