Sinar matahari sama sekali tidak mengusik seorang gadis yang sedang tidur bahkan gadis tersebut semakin mengeratkan selimutnya untuk menghindari sinar matahari yang masuk melalui celah gorden kamar
"LEA BANGUNNN"bahkan teriakan Bunda nya sama sekali tidak membangunkan seorang gadis yang bernama LEA
"astaga anak ini, LEA BUNDA MAU PAMIT KERJA KALO UDAH BANGUN SEGERA MANDI DAN MAKAN JANGAN LUPA BERI MAKAN BONI "teriak Bunda Lea menyerah untuk membangunkan anaknya dan memutuskan untuk pergi bekerja
hari semakin siang dan belum ada tanda tanda bangunnya seorang Lea,kebo amat lo tong :D
"Huah"akhirnya Lea bangun juga, segera Lea melihat jam dinding ternyata sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh
Pasti bunda udah berangkat kerja
Lea beranjak dari tempat tidurnya untuk melakukan ritual mandinya, sekitar 15 menit akhirnya ritual mandinya selesai, Lea pun keluar menuruni tangga menuju dapur,
"Mau makan apa yah?"tanyanya pada diri sendiri
"Ah! Salad Buah"lanjut Lea,segara mungkin Lea membuat makanan favoritnya
Setelah selesai membuat salad buah, Lea menuju ruang keluarga untuk menonton film kesukaannya sambil membawa Salad yang dibuatnya
Menyamankan posisi duduknya disofa sambil menatap kearah film yang sedang diputar
"Oh my god, andai gue bisa punya cowok yang punya geng gitu, seru pasti"ujar Lea antusias, bahkan lea tidak menyadari bahwa ucapannya bisa saja menjadi nyata
Dan scene yang paling ditunggu tunggu oleh Lea biasa kissu kissu :'))
"Dikit lagi ayok dikit lagi"desis Lea tidak sabar,bahkan lea sampai menggigit sendok
TOK TOK
"ya elah ganggu banget"gerutunya
TOK TOK TOK
"SEBENTARRR"teriak Lea kencang, dan saking kencangnya membuat Boni bangun dari tidurnya
Lea pun malas-malasan membuka pintu
Ceklek
"Siapa ya?"tanya Lea bingung sambil menatap lelaki tampan yang ada di depannya
"Gue tetangga depan rumah lo"jawab lelaki itu
"Ada perlu apa?"Tanya Lea to the points
"Gue pinjem hp lo"
"Eh,buat apa? Lo mau modus ya"curiga Lea sambil menunjuk wajah lelaki tersebut
"Ck. gue mau telfon orang rumah kalo hp gue ketinggalan"jawab lelaki itu sambil menyodorkan tangannya
"Ohhh"Lea mangut mangut tanda mengerti
"Ini, jangan lama-lama"Lea pun menyodorkan hpnya
sambil menunggu hp nya yang dipinjam, Lea mengamati punggung tegap lelaki tersebut sambil membayangkan
Itu punggung kalo dipeluk nyaman pasti
Segera mungkin Lea menggeleng kan kepalanya menghilangkan pikiran negatif yang bersarang di otak sucinya
"Trimakasih"ujar lelaki tersebut sambil mengembalikan hp Lea,
"Sama sama"balas Lea,saat Lea hendak menutup pintu rumahnya lelaki tersebut menahannya
"Apalagii!"sentak Lea
"Janu"seru lelaki tersebut, setelah mengatakan nya lelaki tersebut meninggalkan Lea yang terbengong didepan pintu
YOU ARE READING
MINE
Fanfiction"sweetie"bisikan di telinganya membuat Lea menahan napasnya "mau kemana hm?"disusul dengan pelukan dari belakang "lepasin tangan lo dari cewek gue"bukan, itu bukan suara lea "Lo halu, LEA itu cuman punya gue"ucap seorang yang baru saja datang "Oke...
