01

17 6 25
                                        

Sinar matahari sama sekali tidak mengusik seorang gadis yang sedang tidur bahkan gadis tersebut semakin mengeratkan selimutnya untuk menghindari sinar matahari yang masuk melalui celah gorden kamar

"LEA BANGUNNN"bahkan teriakan Bunda nya sama sekali tidak membangunkan seorang gadis yang bernama LEA

"astaga anak ini, LEA BUNDA MAU PAMIT KERJA KALO UDAH BANGUN SEGERA MANDI DAN MAKAN JANGAN LUPA BERI MAKAN BONI "teriak Bunda Lea menyerah untuk membangunkan anaknya dan memutuskan untuk pergi bekerja

hari semakin siang dan belum ada tanda tanda bangunnya seorang Lea,kebo amat lo tong :D

"Huah"akhirnya Lea bangun juga, segera Lea melihat jam dinding ternyata sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh

Pasti bunda udah berangkat kerja

Lea beranjak dari tempat tidurnya untuk melakukan ritual mandinya, sekitar 15 menit akhirnya ritual mandinya selesai, Lea pun keluar menuruni tangga menuju dapur,

"Mau makan apa yah?"tanyanya pada diri sendiri

"Ah! Salad Buah"lanjut Lea,segara mungkin Lea membuat makanan favoritnya

Setelah selesai membuat salad buah, Lea menuju ruang keluarga untuk menonton film kesukaannya sambil membawa Salad yang dibuatnya

Menyamankan posisi duduknya disofa sambil menatap kearah film yang sedang diputar

"Oh my god, andai gue bisa punya cowok yang punya geng gitu, seru pasti"ujar Lea antusias, bahkan lea tidak menyadari bahwa ucapannya bisa saja menjadi nyata

Dan scene yang paling ditunggu tunggu oleh Lea biasa kissu kissu :'))

"Dikit lagi ayok dikit lagi"desis Lea tidak sabar,bahkan lea sampai menggigit sendok

TOK TOK

"ya elah ganggu banget"gerutunya

TOK TOK TOK

"SEBENTARRR"teriak Lea kencang, dan saking kencangnya membuat Boni bangun dari tidurnya

Lea pun malas-malasan membuka pintu

Ceklek

"Siapa ya?"tanya Lea bingung sambil menatap lelaki tampan yang ada di depannya

"Gue tetangga depan rumah lo"jawab lelaki itu

"Ada perlu apa?"Tanya Lea to the points

"Gue pinjem hp lo"

"Eh,buat apa? Lo mau modus ya"curiga Lea sambil menunjuk wajah lelaki tersebut

"Ck. gue mau telfon orang rumah kalo hp gue ketinggalan"jawab lelaki itu sambil menyodorkan tangannya

"Ohhh"Lea mangut mangut tanda mengerti

"Ini, jangan lama-lama"Lea pun menyodorkan hpnya

sambil menunggu hp nya yang dipinjam, Lea mengamati punggung tegap lelaki tersebut sambil membayangkan

Itu punggung kalo dipeluk nyaman pasti

Segera mungkin Lea menggeleng kan kepalanya menghilangkan pikiran negatif yang bersarang di otak sucinya

"Trimakasih"ujar lelaki tersebut sambil mengembalikan hp Lea,

"Sama sama"balas Lea,saat Lea hendak menutup pintu rumahnya lelaki tersebut menahannya

"Apalagii!"sentak Lea

"Janu"seru lelaki tersebut, setelah mengatakan nya lelaki tersebut meninggalkan Lea yang terbengong didepan pintu

MINEWhere stories live. Discover now