CHAPTER 1

152 16 0
                                        

OSCURALUNA

August 10, 2020

Derap langkah para pendosa memenuhi seluruh penjuru tempat itu dan seisinya. Budak-budak para iblis berlutut, memohon ampun akan setiap siksaan yang dilayangkan padanya. Jeritan tangis dan kesenangan melebur tanpa bisa dibedakan.

Neraka,
tempat dimana keenam iblis itu bernaung dalam sunyi. Menetap jauh dari sumber penyiksaan abadi. Di sebuah tempat indah yang tak pernah terbayangkan oleh diri sendiri.

Lucifer,
Asmodeus,
Balphegor,
Mammon,
Leviathan,
dan Amon.

Adalah mereka sang penguasa abadi, yang kini sedang menjerit mencari keberadaan sosok yang telah didamba selama ratusan tahun tanpa henti. Harta dan kuasa yang mereka miliki kini terasa hambar tak berarti.

Mereka, sang Alpha yang hidup tanpa Luna, tanpa sang Omega.

Ratusan purnama lenyap tanpa hadirnya sang terkasih. Meredup ditengah raungan pilu sang Agung yang memohon akan hadirnya pasangan abadi untuk mereka dampingi.

Sang bijak terketuk untuk memberikan imbalan atas kepatuhan para iblis selama ratusan tahun. Ia membuka jalan bagi keenam iblis itu untuk mencari sang Luna. Membiarkan purnama bersinar di tengah siksaan yang tak pernah usai.

Pintu neraka itu dibuka.

Membiarkan iblis itu berkelana menyusuri jalan untuk menuju ke tempat dimana manusia sebut sebagai rumah. Kepada bumi dan seisinya yang bergelimang dosa, mereka mencari.

Menelisik setiap mata yang mereka tatap,
setiap helai rambut yang mereka lihat,
setiap jari-jemari yang mereka sentuh,

dan kemudian mereka berhenti. Di tengah hiruk pikuk kehidupan mereka menapak dalam sunyi. Dalam hati bergemuruh, resah oleh perasaan ingin memiliki.

“Aku menemukannya.”

Mereka memilih, dari sekian banyak manusia yang mereka cari mereka memilih tiga puluh enam diantaranya yang terkuat. Yang sanggup mendampingi makhluk sekeras iblis neraka.

Mereka yang berani berkorban,
yang bersedia menumpahkan seluruh hidupnya demi bersama dengan para Alpha.
yang bersedia mengorbankan harta yang mereka punya.
yang bersedia mengorbankan waktu yang akan mereka sisihkan.

Sosok pemberani, mereka bilang.

Para manusia kini menjelma sebagai omega dengan kejujuran dan kesetiaan yang dijunjung tinggi. Yang bersedia menundukkan pandangnya pada sang Alpha. Yang bersedia tunduk pada kuasa yang mereka miliki.

Berkumpul menjadi satu. Mencoba menjadi yang terbaik dan terkuat di antara lainnya. Omega dengan dedikasi yang tinggi dan bersedia melakukan apapun demi mempertahankan posisinya.

Namun, sanggupkah mereka?

DEMONSUnde poveștirile trăiesc. Descoperă acum