Prolog

1.2K 120 6
                                        

Athanasia adalah seorang peri kebaikan yang baru saja tercipta beberapa saat yang lalu. Bisa dibilang ia adalah seorang pemula.

Di dalam dunia peri dialah peri yang memiliki paras paling menawan.

Dengan buku dan pena ajaibnya, Athanasia diperintahkan untuk turun ke dunia manusia dan berbaur dengan para manusia. Mencatat nasib baik untuk didapatkan oleh orang yang baik.

Syarat dan ketentuan berlaku. Selama di sana Athanasia tidak boleh jatuh cinta pada siapapun dan menjalankan tugas dengan benar.

Athanasia cukup percaya diri untuk melaksanakan tugas tanpa jatuh cinta pada manusia. Ia berpikir tidak ada yang bisa membuatnya tertarik.

---

Sang peri kebaikan sudah memulai tugasnya sejak satu minggu yang lalu. Ia cukup ahli dalam urusan berbaur karena sifatnya yang memang mudah bersosialisasi.

Dengan bantuan para peri yang memang bertugas di dunia manusia, kini Athanasia disekolahkan di Obelia High School dan menyamar menjadi manusia biasa.


"Huwaaa dompetku hilang" seorang gadis bersurai kecoklatan menangis kala tak melihat keberadaan dompetnya.

Athanasia diam-diam membuka buku dan mulai menulis dengan pena ajaibnya.

Nama : Jennette Margarita
Nasib baik : Menemukan dompetnya yang hilang

Jangan tanya bagaimana Athanasia bisa mengetahui nama orang-orang tanpa bertanya. Itu sudah menjadi kemampuan khusus untuk peri kebaikan seperti dirinya.

Tak butuh waktu lama, seseorang datang dan menyerahkan sebuah dompet kepada gadis bersurai kecoklatan itu. "Aku menemukannya di taman sekolah, ku rasa ini milikmu. Lain kali jangan tinggalkan dompetmu dan lebih berhati-hati"

"Terimakasih, Kak Ijekiel"








Nama : Lucas
Nasib baik : Sembuh dari flu








"Kyaaaaa bukankah itu Lucas??"

"Dia terlihat lebih tampan"

"Akhirnya dia masuk sekolah setelah izin tujuh hari"

"Lucaaaaaaaassss!!!"

"Tampannya~~"

Seseorang yang berhasil membuat kebisingan di sekolah hanya berekspresi datar dan tidak menanggapi omongan para gadis.

Hingga seorang gadis yang belum pernah dilihatnya itu menarik perhatian seorang Lucas.

"Cabel" panggil pemuda bersurai hitam itu kepada teman di sampingnya.

"Ya?"

"Siapa gadis berambut kuning keemasan itu?" Tanya Lucas.

"Oh, namanya Athanasia. Dia anak baru" jawab Cabel.

"Begitu"

Orang yang sedang dibicarakan kedua pemuda itu menoleh dan tidak sengaja bertatapan dengan Lucas.

Dari kejauhan dapat dilihat gadis itu tersenyum lembut ke arah Lucas sebelum menghilang ditelan kerumunan.

Rasanya senyuman itu mengandung banyak arti.

Perasaan aneh bergejolak di hati pemuda itu.

"Sepertinya aku tertarik dengan gadis itu" gumam Lucas sebelum melangkah meninggalkan Cabel untuk menyusul Athanasia.

Cabel hanya melongo setelah mendengar kata-kata yang menurutnya mustahil diucapkan oleh seseorang yang terkenal cuek dan dingin.



"Hey"

-Bersambung-

Ah gatau ah
Kalo imajinasi ku belum dibikin cerita tuh rasanya hatiku gak tenangಥ‿ಥ

Fall in Love With a Human (SIBAP Fanfiction)Stories to obsess over. Discover now