Aku
Aku adalah pengagum rahasiamu
Aku menyukai segala hal tentangmu
Aku menyukai suaramu
Aku tak tahu sejak kapan aku berubah rasa
Rasa kagum yang perlahan berubah jadi cinta
Sebuah rasa yang tak seharusnya ada
Namun, menolak untuk di lupa
Melihatmu bahagia adalah keputusanku
Meski bahagiamu bukan aku
Tapi setidaknya, aku masih bisa menikmati senyummu
Senyum yang selalu menjadi candu untukku
Diam-diam aku mencintaimu
Diam-diam aku menyukaimu
Dan dalam diam, aku melangitkan namamu
Tapi, sayang
Ternyata mencintai dalam diam tak semudah yang aku bayangkan
Aku lupa, bahwa kamu tak ada rasa
Aku mengagumimu, lalu kamu mengagumi dia
Sungguh ironis ketika aku harus tersenyum getir kala mendengar ceritamu
Diam-diam aku sakit
Dalam diam aku menangis
Nama yang selama ini ku langitkan, nyatanya melangitkan nama lain
***
*Di publikasikan tanggal: 9 September 2020*
Authornya lagi galau, harap maklum:(
YOU ARE READING
Musikalisasi Untuk Dia
PoetryKetika aku tak mampu mengucapkan rasa, maka kata adalah jawabannya. Ini musikalisasi untuk dia. Jika kamu mencintainya dan tak mampu mengucapkannya, mungkin lewat tulisan ini bisa sedikit menjelaskan perasaanmu pada dia. Selamat membaca. Dan semanga...
