"Lo udah berapa lama di rumah sakit?" tanya cowok dengan gift di tangannya itu.
Ningning menoleh, lalu tersenyum. "Udah 6 tahun, dari kecil aku selalu di tempat sialan ini. Kalau kamu sendiri?"
Yedam sempat terkejut mendengar ucapan Ningning barusan. Oh God.. She been here for 6 years? Yedam yang baru seminggu di rumah sakit aja rasanya gumoh.
"Gue baru seminggu. Kalau boleh tau, lo sakit apa ya?" tanya Yedam lagi.
"Kamu duluan deh yang ngasih tau, kamu sakit apa?" tanya balik Ningning.
Yedam terkekeh pelan, menatap nanar kursi rodanya lalu mulai menyentuh kakinya yang dipenuhi perban dan tangan kirinya yang juga diberu gift.
"Gue kecelakaan motor, makanya kaki sama tangan kiri gue patah." ujar Yedam jujur.
"Balapan motor ya?" tebak Ningning.
Yedam menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Sebenernya itu hobi baru sih, tapi nggak nyangka kalau gue bakal kecelakaan secepet itu."
Ningning hanya mengangguk paham. Setelah itu dia menatap lurus ke depan, mempersiapkan hati sebelum memberi tahu Yedam tentang penyakitnya.
"Hayo jujur, lo sakit apa?" tanya Yedam kelewat penasaran.
Ningning menghela napas pasrah, kemudian ia tersenyum miris. "Kanker otak."
Yedam melotot, kali ini ia benar-benar terkejut. Pantas saja gadis itu menggunakan kupluk di kepalanya, jadi karena penyakit yang bisa menyebabkan rambut rontok itu? Damn, even that beautiful girl doesn't deserve the disease.
Bang Yedam
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Ning, lo harus sembuh."
Ning Yizhuo (NingNing)
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.