1||Early||

158 7 23
                                        

Jimin duduk gelisah di cabin pesawat jet pribadi miliknya.Sesekali mata setajam elang miliknya melirik kearah jam tangan mewah yang melingkar indah di tangannya.

Jimin tidak sabar untuk segera menjejakkan kakinya di daratan,setelah hampir menghabiskan waktu 14 jam perjalanan udara dari Athena ke Seoul .

Ada gelenyar menyenangkan menyergapnya saat akhirnya pesawat mendarat sempurna di bandara International Incheon.

Jimin menghirup udara dalam saat dia keluar dari pelataran bandara.

Empat orang pengawalnya dengan setia mengekor di belakang.

Dengan langkah yang anggun Jimin berjalan menuju mobil mewah yang siap membawanya kembali kerumah.

Jimin sangat menyukai tampang memuja dari tiap orang yang berpapasan dengannya
Sesekali melirik sinis kearah mereka.

Siapa yang tidak kenal dengan sang heirs pemilik perusahaan raksasa
j & b inc.yang bergerak di bidang industri IT dan konstruksi

Kerajaan bisnis milik keluarganya adalah salah satu yang paling besar di korea bahkan dunia.

Jimin ingin segera menghempaskan badannya ke kasur empuk di kamarnya dan bergelung seharian di balik selimut dan melupakan sejenak semua file dan berkas- berkas yang siap menyambutnya lagi.

****

Mobil mewah yang membawanya melaju dengan cepat

Di jalanan kota Seoul yang ramai di pagi hari.

Tiba-tiba dari arah samping di depan sebuah rumah sakit seorang gadis berlari dengan cepat seperti tidak melihat ada mobil yang juga melaju kencang di depannya.

Mata Jimin melotot ngeri saat hampir saja bagian depan mobilnya menghantam tubuh gadis itu.

Untung saja sopir pribadinya sempat menghentikan laju mobil.

gadis itu terlihat shock

Jimin bergegas menghampiri gadis itu.

"Kalau mau mati pergi saja ke sungai han dan terjun bebas di sana!"teriaknya murka.

"Dasar gadis gila" cecarnya lagi.

Gadis itu menatap dengan tampang datar

"Mian saya buru- buru tidak ada waktu untuk meladeni anda"

"Nanti saja protesnya saya hampir terlambat kalau anda minta ganti rugi atau apapun temui saya di kafe starlight dekat station yangjae jam tiga sore"

Setelahnya gadis itu beranjak pergi meninggalkan Jimin dengan tampang shock karena baru pertama kali ada orang yang berani mengabaikannya.

Jimin mengumpat kesal,lihat saja nanti yeoja sialan akan ku buat kau meminta maaf dan menyesal karena sudah berurusan dengan ku.

Bersambung...

@salitaasl

For the first time||PjmTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang