🌟 Prolog

40 3 1
                                        

••TRAILER••


WARNING!!
JIKA KALIAN MEMBACA CERITA INI AKAN BANYAK MENEMUI NAMA-NAMA TOKOH YANG MENYERUPAI BENDA LANGIT. UNTUK BAPER DAN LAIN-LAIN TIDAK DITANGGUNG OLEH PENULIS! JIKA KALIAN SEKIRANYA KURANG SUKA GAK USAH BACA. DAN SELEBIHNYA SEMOGA KALIAN YANG BACA BISA SUKA YA :)

SALAM MANIS
••SASA••

      Star atau dalam bahasa indonesia nya yg berarti bintang adalah benda langit yang memancarkan cahayanya dimalam hari

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

      Star atau dalam bahasa indonesia nya yg berarti bintang adalah benda langit yang memancarkan cahayanya dimalam hari. Bintang itu katanya selalu ada di langit, bahkan saat siang hari sekalipun bintang tetap selalu bersinar walaupun cahaya nya tidak dapat kita lihat di siang hari. Itu sih yg dibilang guru ku dulu.

Tapi bagaimana jika bintang yg berwujud manusia sangat bertolak belakang dengan sifat bintang dilangit yg selalu terang dan membawa kebahagian. Dan bukan nya membawa ketenangan namun malah membawa sial untuk hidup ku yg tentram.

Dia yg aku kira bisa membuat ku selalu menyunggingkan sebuah senyuman nyata nya malah selalu menorehkan luka yg tidak bisa dibilang ringan. Dan sial nya aku harus terjebak dengan nya dalam sebuah ikatan yg mengharuskan aku merasakan luka yg teramat dalam di setiap waktu yang berputar. Dan bodoh nya lagi bukan hanya terjebak dalam ikatan aku juga harus terjebak dalam sebuah perasaan yg tiba-tiba bersarang di relung yg terdalam. Bodoh banget memang.

Dan sekarang disinilah aku, layak nya seorang wanita yg sedang berbahagia karna bisa terikat dengan seorang pria tampan yg banyak di gandrungi perempuan dalam sebuah ikatan halal yang sering disebut pernikahan.

Sambil melihat indah nya kota dari balkon kamar, dengan angin yg berhembus tidak terlalu kencang dan ditemani dengan bintang-bintang yang berhamburan di langit malam.

Saking menikmatinya pemandangan indah dilangit hari ini sampai-sampai aku tidak sadar bahwa sudah ada seseorang dibelakang ku yang tiba-tiba saja memelukku dengan santai nya.

"Kenapa kamu kaku gitu? Bukan nya ini seharus nya sudah menjadi hal yang wajar untuk kamu?"

Apa tadi katanya? Sudah menjadi hal yg wajar untuk ku? Dia pikir aku cewe murahan gitu? Kurang ajar.
Dan dengan sekali hentakan aku berhasil melepaskan pelukan nya

"Lo pikir gue cewek gampangan hah? Yang bisa di sentuh sembarangan gitu? Iya?"

"Loh bukan nya itu sudah menjadi hal yang wajar untuk anak muda zaman sekarang? Kenapa kesan nya kamu terlihat seperti baru pertama mengalaminya?"
Dengan santai nya dia bilang kalo hal barusan adalah sesuatu hal yg wajar? Dasar bajingan emang.

"Heh asal lo tau gue mau jadi istri lo juga karna terpaksa bukan karna kemauan gue dan yang paling harus lu ingat gue bukan cewe gampangan kayak mantan lo"
Dengan lantang nya aku mengucapkan kata-kata itu namun aneh nya kenapa dia malah tersenyum? Senyum tipis yg sulit di artikan.

Namun tanpa ada persiapan tiba-tiba dia menarik tubuh ku untuk semakin merapat ke arah nya dan tanpa diduga dia mendekatkan bibirnya ke telingaku sambil mengucapkan beberapa kalimat yg berhasil membuat ku ingin menamparnya sekarang juga.

"Hari ini malam pertama kita kalo kamu lupa, saya harap kamu tidak lupa dengan perjanjian kita sebelum pernikahan. Oke saya akan ulangi jika sekiranya kamu lupa. Setelah kita menikah kita akan tetap menjalani pernikahanan ini seperti pernikahan pada umum nya, saya sebagai seorang suami dan kamu juga sebagai seorang istri yg harus patuh pada suami. Dan pernikahan ini hanya pernikahan sementara untuk kita, lebih tepatnya jika kekasih saya sudah kembali maka kamu harus siap-siap untuk saya lepaskan dan setelahnya kamu bisa merasakan kehidupan kamu seperti seorang remaja pada umumnya. Kamu ingatkan? Jadi kita sama-sama impas. bukan begitu?"

Impas ya? Yang dia bilang impas itu bagian mana nya? Kenapa aku merasa bahwa hanya dia yang untung di pernikahan ini? Lalu aku bisa apa?

Apa selucu inikah hidup ku wahai semesta?
Mengapa asaku tak selaras dengan rasa?
Apa aku tak berhak bahagia?

Apa selucu inikah hidup ku wahai semesta?Mengapa asaku tak selaras dengan rasa?Apa aku tak berhak bahagia?

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Gimana nih prolog nya?
Komen dong biar rame wkwk
Kita pemanasan dulu lah ya.
Udah berasa ada greget-greget nya belum?

Btw sekedar info aja ya, ini cerita gue tulis berdasarkan dari mimpi gue di sepertiga malam wkwk
Cuman ini gue campur dengan imajinasi gue sendiri. Jadi alur nya maju mundur dan akan banyak kejutan-kejutan didalam nya.

Semoga kalian suka ya :)

Salam dari makluk langit 🌠
••11 September 2020••

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 13, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

••Starza••Stories to obsess over. Discover now