Cekrek
Cekrek
Cekrek
"Avv ke ganteng banget sih dia"
" Gak salah milih target kita"
Saat ini mereka berdua berda di perpustakaan. Eitss,, jangan salah pikir. mereka datang ke pepustakaan bukan untuk baca buku. Tapi mereka sedang mengambil foto yang katanya sihh "target mereka selanjutnya". Sudah dua hari mereka asyik dengan aksi foto-foto nya.
Karena sudah merasa cukup dengan foto-foto. Mereka segera keluar dari perpustakaan.
"Siniin gue mau lihat hasil foto nya"
"nihh kita lihat sama-sama"
"Wahh... Wahh... Wahh... GANTENG BANGET TAU!!!"
"Apa gue bilang, kita kaga salah pil--
"Hapusin foto gue" sebias suara yang dingin tiba-tiba memotong aksi kagum-kaguman cewek tersebut.
"HAH?!!"
"Kalian gak boleh foto orang tanpa sepengetahuan orangnya!!!"
"Terserah kami dong"
"Terserah pala lu, emangnya kalian pikir gue milik kalian? jadi kalian bisa bebas ngambil foto gue"
"IYAAAA, LO MILIK GUE!!!"
"Kania..." Apa-apaan ini pikir Reina, yang sedari tadi diam melihat Kania beradu mulut dengan cowok ganteng yang merupakan target mereka.
"Cihh" si cowok berdecih tidak suka
"M-Maksud gue... FOTO INI PUNYA KAMI GAK BISA SEENAKNYA LO MINTA HAPUS FOTO INI!!!"
Dan yaa kesan pertama mereka mengapa jadi aksi adu debat. Padahal yang Kania inginkan bukan seperti ini. Dia ingin kesan pertama mereka jadi- Errr
***
Gadis cantik dengan rambut berponi yang sedari tadi memainkan kuas di atas buku gambar sesekali tersenyum-senyum karena ia melukis seseorang yang cukup menawan di mata nya.
"Wuahhhhh akhirnya selese juga dengan si mas ganteng ini" ditatapinya kembali hasil lukisannya.
Lo itu ganteng... tapi kenapa lo itu galak banget T_T - pikir gadis itu
Mengingat dengan kesan pertama mereka jadi membuat kepala Kania berdenyit, dia tidak menginginkan kesan pertama seperti itu. Dia ingin di saat kesan pertama mereka si cowok dapat melihat hasil lukisan yang begitu indah ini. Kira-kira ada 10 lukisan yang Kania buat untuk si cowok. Entah hanya hobinya semata atau cowok itu memang idamannya, yang jelas Kania sangat senang dengan hasilnya.
***
Dari kejauhan Azka mendengar sayup-sayup suara seseorang, dia merasa itu untuk dirinya. Alhasil saat dia membalikkan badannya. Dia melihat seorang gadis yang sedari tadi berlari ke arah nya.
"MAS GANTENG"
"MAS GANTENG"
"TUNGGU AKU...."
Sepertinya Kania tipe cewek yang mudah melupakan suatu kejadian atau dia memang sengaja lupa.
Kania ngos-ngosan saaat bertemu Azka.
"Lo-Lo iini hhhh gue panggilin tapi gak denger-denger hhhh"
"Terserah gue dong"
