Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Benang

32 8 5
                                        


Dalam detik kesekian kalinya,
Amigdalaku seperti terbelit kusut menyaksikan pertempuran ego dan Nurani...

Perlahan namun sengit, menciptakan beberapa kekhawatiran tanpa ujung...

Kusut yang terhelat, memuntahkan benang-benang halus yang acak dan terurai....

Darimana akan kuuntai benang-benang kusut ini bahkan aku saja tak tau mana bagian awal dan akhirnya....

Seperti menyulam benang hitam dalam kegelapan..

Gagap kucari gelap merayap....

Ingin ku warnai raga seputih kapas, agar tak tampak kegelapan disana...

Ingin ku warnai rona jinga senja keemasan, agar tampak indah saat terlihat dipelupuk mata...

Namun aku siapa?

Diantara dentingan jarum jam yang berdetak...

Dan putaran bumi yang terus berotasi..

Aku diam tanpa sepatah suara, menunggu waktu kembali berpihak padaku....

Tertulis Dari Tangan Manusia SepiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang