Saat ini aku masih begini. Besok bisa jadi masih begini. Lusa bisa mungkin saja aku masih begini. Menunggumu, selalu mencarimu, menanyakan segala hal padamu, berusaha menghiburmu, dan memberimu apapun yang kau perlu.
Semua itu ku lakukan dengan mengesampingkan bagaimana respon baikmu.
Aku tidak memperhitungkannya.
Namun aku tidak yakin jika aku mampu bertahan selamanya.
Aku tidak yakin beginiku bertahan lama dari harapanku.
Aku takut suatu hari aku lelah.
Lalu aku lupa kebiasaanku, lalu aku memperhitungkan lelahku, dan aku memperkarakan respon baikmu.
Aku takut hatiku berubah. Aku takut aku tak lagi seperti biasa.
Dan sejujurnya aku takut, kau tak memahaminya. Lantas kau biarkan pintu terbuka dan membiarkan aku pergi dengan sendirinya.
Hingga pada akhirnya cerita indah yang mati-matian kupertahankan, ternyata harus berakhir sebatas kenangan.
Jika sekarang aku masih mampu, ku harap kau tak berlama-lama untuk sadar.
Memelukku, menyeka peluhku, dan tak membiarkanku beranjak jauh darimu.
