HG-1 (First Meet)

13 0 0
                                        

Pagi hari menyapa,cahaya matahari mulai nampak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi hari menyapa,cahaya matahari mulai nampak. Saatnya orang-orang beraktivitas seperti biasa. Tapi sepertinya tidak untuk gadis manis ini,ia masih bergelung didalam selimutnya. Tidurnya masih pulas,seperti tidak ada niatan untuk bangun dari alam mimpinya. Sepertinya mimpinya indah,jadi tidak rela meninggalkan alam mimpinya.

Cahaya matahari mulai masuk;menembus tirai jendela berwarna putih milik gadis itu. Sepertinya cahaya itu mengganggunya. Terlihat dari ia mulai bergerak tidak nyaman dalam posisinya. Matanya mulai mengerjap;menyesuaikan cahaya yang masuk dalam indra pengelihatannya.Tak perlu waktu lama untuk membuat matanya terbuka lebar karena sesuatu mengejutkannya.

"Dor!"

"Astaga!!"

Gadis itu terkejut dan melompat hingga ia terjatuh dari kasurnya. Mulutnya mengeluh sakit sedangkan tangannya mengusap pantatnya yang menghantam lantai. Kemudian matanya menatap seorang lelaki yang melayang diatas kasurnya;sesuatu yang membuatnya terkejut tadi. Sedetik kemudian matanya membulat terkejut begitu menyadari sesuatu.

"Hei! Siapa kau?!" Teriaknya pada lelaki yang masih melayang diatas kasurnya. Lelaki itu bergerak mendekati gadis itu tanpa menapak dilantai.

"Kenalkan,aku Yuri," Jawab lelaki itu dengan santainya. Gadis itu mendorong lelaki yang mengaku namanya Yuri itu. Posisi mereka sebelumnya adalah gadis itu duduk setengah tidur dilantai sedangkan lelaki itu melayang diatasnya. Gadis itu berdiri lalu merapikan piyamanya yang sedikit berantakan.

"Kau masuk dari mana?! Kau pencuri ya?!" Gadis itu berteriak panik membuat Yuri mengernyit.

"Hei,aku bukan pencuri. Aku laki-laki baik-baik," Lelaki itu melayang makin naik membuat gadis itu mengernyit bingung.

"Lalu kenapa kau masuk kekamar perempuan tanpa izin? Dan kenapa kau melayang seperti itu?" Ya,gadis itu baru sadar jika lelaki yang mendadak berada dikamarnya itu melayang. Tadi ia belum sepenuhnya sadari. Yuri memutar bola matanya malas mendengar pertanyaan gadis itu.

"Bisakah kita bicara baik-baik? Kau terlihat tidak menyukai kehadiranku," Yuri melayang turun dan menapakan kakinya dilantai kamar gadis itu. Gadis itu menatap marah Yuri.

"Tentu saja! Kau masuk kedalam kamar perempuan diam-diam dan seenaknya mengejutkanku setelah itu tidak meminta maaf atau menolongku yang terjatuh kelantai!!!" Gadis itu terus memaki Yuri sedangkan yang dimaki dengan santainya menggaruk pipinya yang mendadak gatal.

"Tunggu,jam berapa sekarang?" Tanya gadis itu pada Yuri. Yuri melihat pada jam yang diletakan dimeja nakas belakang gadis itu.

"Jam... Tujuh kurang lima belas menit,"

Hening.

Tak ada jawaban dari gadis itu.

Sedetik kemudian Yuri menutup telinganya karna teriakan nyaring gadis itu.

Handsome GhostCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang