"Maaf, karena aku kamu menjadi sendirian"
"Maaf, karena aku telah membuat cerita dihidupmu"
"Maaf, karena aku tak bisa lama disini"
Pagi itu semuanya masih berjalan seperti biasa. Tidak ada yang tahu jika keesokan paginya itu tidak akan sama seperti pagi di hari ini. Senyumnya pun masih sama seakan – akan yang akan ia hadapi adalah sebuah kesenangan.
Semua sudah kembali normal, permusuhan itu sudah tidak ada, pertengkaran itu sudah tidak ada, perusakan itu pun sudah tidak ada. Jadi seharusnya sudah tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan bukan?
COMING SOON
YOU ARE READING
Epiphany
Teen Fiction-finally you understand about yourself- "Aku akan selalu menyapamu ketika pagi telah datang" ucap seseorang perempuan dari jauh sana "Aku akan selalu mengunjungimu menjelang senja tiba" ucap seorang laki - laki tak begitu jauh dari sana
