Vote dan komen sebelum membaca!:)
•
•
•
•
•
•
•
Suara deru sepatu menggema di sekujur lorong sekolah yang masih sepi belum di huni oleh murid lain,---hanya seorang lelaki berperawakan tinggi dan juga satpam diluar sana. Selalu saja seperti ini, berangkat terlalu pagi memang lah ide yang bagus, karena ia tidak suka dengan tatapan dari para gadis yang menyukainya itu terlalu berlebihan atau teriakan histeris cipataan para gadis tersebut. Mungkin memang dia dikesan tampan, hanya saja itu tidak membuatnya tertarik akan hal percintaan. Memang sulit jika bersanding dengannya.
Kim Taehyung, itu namanya.
Beberapa langkah sudah ia tempuh, hingga ia sampai dikelas nya. Menaruh tas punggungnya di atas meja, kemudian mendudukan bokongnya di kursi.
Keadaan sangat sunyi, lelaki itu meronggoh saku celananya mencari benda pipih juga earphone. Ketika benda yang ia cari ditemukan, dengan segera ia menyatukan benda pipih itu dengan earphone, kemudian menyumpalkannya ditelinga. Mendengar musik memanglah ide yang bagus.
Waktu berputar begitu cepat, kini sudah di huni banyak murid. Tentu saja, jam sudah menunjukkan pukul 07.00 KST yang artinya pelajaran akan dimulai beberapa saat lagi. Seorang lelaki tampan mendekati Taehyung yang tengah menenggelamkan wajahnya diatas meja, lalu duduk disamping.
Menepuk pelan pundak Taehyung, hingga nyaris terbangun. "Jangan tidur mulu lo! Bentar lagi pelajaran dimulai." ucapnya disertai kekehan kecil.
Lelaki itu adalah Park Jimin, sahabat dari Kim Taehyung.
Taehyung tak menggubris ia lebih memilih untuk melepaskan earphone yang menyumpal di telinga nya. Menaruh kembali ke tas punggung, begitu pula dengan ponselnya.
"Habis pulang sekolah lo jangan kemana mana." ucap Jimin membenarkan tasnya kebelakang kursi.
Taehyung mengernyitkan keningnya, bingung. "Ada apa?"
"Lah dikira lo tau. Pesta minuman, di markas biasa."
Terdengar suara decihan kecil ciptaan Taehyung. "Gak ikut." jawabnya kemudian menyenderkan tubuhnya dikursi, memejamkan matanya. Tidak dia tidak tidur, hanya untuk mengambil kerilex--an dalam tubuhnya.
"Why not? Biasanya lo yang lebih antusias."
Menghela napas panjang, Taehyung menegakan kembali tubuhnya. "Gue udah bilang enggak."
"It's okey. Kalo lo gak mau." Jimin menaikan kedua bahunya acuh, menghadap kearah meja guru yang sudah di tempati oleh pak Donghae, guru fisika.
Entah sejak kapan guru itu sudah ada disana, Jimin tidak peduli akan seperti itu begitu pula dengan Taehyung. Mereka berdua tidak terlalu eksotis dalam belajar sepeti ini, tidak fokus. Sudah kebiasaan mereka berdua untuk tidak mendengarkan presentasi dari Pak Donghae, walau guru itu terkesan killer. Dengan cara menutupi wajahnya dengan buku, mungkin tidak terlihat bahwa mereka tengah tertidur. Keadaan buku berdiri dan kedua tangan nya memegang buku tersebut.
Dasar tidak menghormati guru.
>>><<<
Jam pelajaran pertama sudah selesai dilaksanakan, digantikan dengan jam istirahat. Terdapat 7 lelaki tampan tengah menikmati menu makanan juga minuman dikantin. Walau terdengar berisik, namun mereka tetap tidak punya rasa malu. Melainkan banyak yang memperhatikannya dengan terpukau atau pula menjerit dan memanggilnya seperti 'Oppa saranghae!' kata itu yang sering terdengar oleh mereka bertujuh. Hanya Park Jimin dan Jeon Jungkook saja yang menyapa mereka, paling antusias dalam memamerkan senyuman juga gaya yang terkesan cool. Tidak seperti Kim Namjoon, Kim Seokjin, Min Yoongi, Jung Hoseok dan juga Kim Taehyung,---- mereka hanya kalem saja paling hanya tersenyum simpul untuk sekedar menyapa, tidak heboh seperti Jimin juga Jungkook.
JE LEEST
That Is Mine✔ [Kim Taehyung]
TienerfictieHappy reading!🎉 •please vote and comment after or before reads:)
![That Is Mine✔ [Kim Taehyung]](https://img.wattpad.com/cover/230117318-64-k697488.jpg)