Para murid baru memasuki gerbang sekolah baru mereka. Beberapa di antaranya langsung akrab dan berkumpul untuk mengobrol.
Berbeda dengan Woojin, ia terlihat sedang sibuk mencari seseorang. Namun, sosok yg ia cari tak kunjung tertangkap di maniknya.
Hari itu hanya di isi dengan leha-leha para murid. Karena hari itu merupakan hari pertama masuk sekolah setelah tahun ajaran baru.
°
"Cuy samping lu ada orang?" Tanya seorang pria dengan rambut berantakan.
"Kosong kayak hati." Jawab Woojin galau.
"Gw duduk sini ye, kenalin bro gw Jihoon." Jihoon mengulurkan tangannya.
"Iya, gw Woojin." Ucap Woojin tanpa membalas uluran tangan Jihoon.
Jihoon yg merasa tangannya terkacangi menarik tangannya masuk ke kantong celananya. Lalu duduk di sebelah Woojin.
"Eh gw gabut nih, enaknya ngapain?" Tanya Woojin.
Jihoon tidak menjawab karena masih kesal perihal tangannya yg di abaikan.
"Woi! Ada orang?!" Woojin mencoba mencari perhatian Jihoon.
"Apaan si." Jihoon mulai kesel karena Woojin buacoud.
"Gw gabut, enaknya ngapain?" Tanya Woojin untuk kedua kalinya.
"Ngapain ye.. Aha aku ada ide!" Seru Jihoon.
"Lu ada duit gk?" Tanya Jihoon seraya melirik saku Woojin.
"Ada nih, tapi cuman dikit." Ujar Woojin mengeluarkan 11 lembar uang berwarna merah.
Mata Jihoon terbelalak.
Jihoon be like: Dikit palalu botak-!
"Bikin kerajinan aja dari duit lu." Saran Jihoon sambil berdiri.
"Eh lu mau kemana?" Tanya Woojin seraya menahan pergelangan tangan kanan Jihoon.
"Toilet, mau ikut?" Tawar Jihoon.
"GAGAGAGA." Tolak Woojin.
Kerajinan dari duit? Halah apa sih ga guna
Gumam Woojin. Beberapa menit kemudian, dia pun membuat beberapa bentuk lipatan dari uang sakunya.
Sementara itu, Jihoon yg di toilet. Lumayan dapet 1 lembar, Alhamdulillah doi gk nyadar. Gumam Jihoon.
°
Woojin melangkah bahagia menuju kantin.
"Ibu ngutang dulu boleh?" Tanya Woojin memelas.
"Loh adek gk bawa duit ya?" Tanya wanita parubaya tersebut.
"Iya bu, duitnya terbang tadi aku iseng jadiin pesawat." Jelas Woojin polos.
—Sok polos(*´∇')ノ
"Yasudah boleh deh." Ujar wanita parubaya tersebut.
Ibu yg jualan be like:
Ngadi² nih anak, awas besok kaga bayar
Gw tandain lu
"Makasih bu." Ucap Woojin lalu menghilang.
Avv~
Nang Ning Nung Ning Nang Euyyy
/bel pulang berbunyi nyaring
Woojin pulang dengan wajah sedih. Karena tak menemukan sosok yg dia cari.
"Woojin?!" Panggil seorang wanita.
Suaranya terasa tak asing bagi Woojin. Ia berbalik dan melihat sosok yg memanggilnya, matanya terbelalak, senyumnya mengembang.
"Nunaa!!" Teriak Woojin dengan bar².
.
.
Hope you enjoy it guys-!
Hey jan ngadi² ayo voment^^
Avv~
YOU ARE READING
n g a d i ² || PWJ [TAMAT]
Humor»»----•••----«« "Anya i love you!!" "Halah i love you mulu kayak permen kiss." "Anya aing teh serius!" "Udh deh jan ngadi²." JLEB a v v ~ »»----•••----««
![n g a d i ² || PWJ [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/229093681-64-k306369.jpg)