Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Seorang pemuda bermata hazel ditutupi oleh kaca mata bulat tak lupa di tangannya terdapat sebuah buku Cetak dan Latihan.
Dia disuruh oleh Guru untuk membawa buku latihan dimejanya dan juga buku cetak dikembalikan diperpustakaan hanya dia disuruh.
Murid murid hanya melihatnya tanpa ada rasa simpati, karna terlalu banyak buku dibawa oleh pemuda itu membuatnya tidak bisa melihat jalanan dengan benar.
BRUKK!!
Pemuda itu menabrak seseorang membuat mereka berdua jatuh bahkan Buku yang ia pegang berjatuhan.
'Kyaa dia menabrak Gadis Populer kita!!' Histeris Siswa melihat itu membuat Pemuda hazel itu membulatkan matanya lalu menatap seorang Gadis di hadapannya yang memegang bahunya
"Apa yang kau lakukan pada kekasihku hah!!" Bentak seorang pemuda berambut Merah begitupun matanya menatap tajam pemuda hazel itu
"Ma-af aku ti-dak sengaja" Seru pemuda hazel memperbaiki letak kaca matanya menunduk, pemuda berambut Merah itu mencengkam kerah pemuda hazel itu dan siap memukulnya jika saja Gadis itu tidak bersuara
"Cukup" serunya berdiri lalu menghampiri mereka berdua, menatap dingin pemuda berambut merah
"Lepaskan tanganmu darinya" kata Gadis itu dingin membuat pemuda berambut merah tak terima
"Dia telah menabrakmu dan membuatmu cidera!!" Serunya menatap Gadis berambut Hitam begitu juga matanya, Gadis itu memutar matanya
"Dia menabrakku bukan kau, aku yang cidera kenapa kau malah marah. Sekarang lepaskan dia dan ingat aku bukan kekasihmu ingat itu" jelas Gadis itu melepaskan cengkaman dikerah pemuda hazel itu, sedangkan pemuda berambut merah hanya berdecih lalu pergi bersama teman geng nya
"Apa yang kalian lihat?! Bubar!!" Seru Gadis itu, melihat itu murid yang berkumpulpun bubar dan meninggalkan tempat itu
Gadis itu menghela nafas lalu melihat Pemuda bertopi Dino itu yang sedang mengumpulkan Buku, Gadis itu membantu mengambil buku yang berserakkan dimana mana. Saat pemuda berkaca mata itu mau mengambil buku diGadis itu dengan cepat Gadis itu menghalangnya membuat Pemuda berkaca mata itu menatapnya dengan rona merah di wajahnya.
Bagaimana tidak memerah? Dihadapannya kini adalah Gadis populer disekolah dikenal sebagai princes Es namun memiliki kepedulian dan sebagainya membuat Gadis itu bertambah Populer bahkan banyak Siswa menembaknya namun ditolak mentah mentah seperti saat diloker dan didepan kelas. Bahkan pemuda berkacamata itu juga menyukai Gadis didepannya ini memiliki sifat yang unik dan kepedulian membuatnya tambah menyukai Gadis itu.
"Kubantu" seru Gadis itu mengangkat sebagian buku, pemuda berkaca mata itu ingin menolak.
"Ti-"Ucapannya terpotong oleh suara dingin Gadis itu