Prompt : 5. Akan ada festival/piknik/acara musim semi lainnya yang ingin kamu lewati dengan orang yang kamu sayangi dan kamu tidak ingin acara tersebut gagal/berantakan.
Di kamar besar bernuansa putih yang mempunyai jendela kaca besar menuju balkon kamar. Ada seorang wanita yang baru terbangun dari tidur dengan membuka mata perlahan.
Wanita itu duduk di samping kasur dan memandang wajah laki-laki di sampingnya, berniat membangunkan namun sebelum dibangunkan, laki-laki di sampingnya telah terbangun duluan.
“Sudah siang, ya?” tanya Farel yang berambut keriting dan bermuka tampan yang membuka mata perlahan.
“Iya Sayang, ayo ... bangun hari ini kan kita mau ke festival Hanami,” ucap Wanita berambut hitam dengan mata sipit yang sangat cantik—Aurel.
“Ya udah aku mandi dulu,” sahut Farel beranjak dari tempat tidurnya berjalan ke kamar mandi.
Sementara Farel di kamar mandi Aurel membereskan tempat tidurnya dan membuang sisa-sisa makanan ringan saat malam tadi mereka nobar drakor. Aurel membuka ponselnya berniat menelepon temannya.
“Hallo, Sin,” ucap Aurel dengan nada bahagia.
“Iya, kenapa telepon pagi-pagi begini?” tanya teman Aurel yang bernama Sindy.
“Mau beri tau kamu hari ini aku dan dia mau melihat bunga sakura,” jawab Aurel dengan sengaja memberitahunya supaya temannya mau ikut melihatnya di lain waktu.
“Terserah kamu,” ucap Sindy mematikan teleponnya.
Aurel pun melihat Farel keluar dari kamar mandi. “Giliran kamu mandi,” ucap Farel berjalan menuju tempat ganti pakaian.
Aurel berjalan ke kamar mandi sambil bernyanyi-nyanyi lagu kesukaannya. Membuka pintunya dan masuk.
***
Setengah jam berlalu, Aurel pun menuruni tangga dengan cepatnya. Tanpa sengaja Aurel terjatuh dan di tangkap oleh Farel lalu menggendongnya ke tempat makan.
“Hati-hati ya Istriku kalau turun dari tangga,” ucap Farel memandang wajah istrinya.
“Iya Suamiku, lain kali hati-hati,” sahut Aurel memandang Farel dengan senyum lebarnya.
Sepasang suami istri yang serasi, Aurel yang berkulit putih mengenakan baju berwarna abu-abu jaket hitam dan Farel memakai kemeja berwarna putih dengan jaket dan celana berwarna hitam.
Farel pun menunggu Aurel di depan rumahnya.
“Aku sudah siap,” ucap Aurel melangkahkan kaki mendekati Farel.
“Gemes banget liat muka kamu,” ucap Farel mencubit kedua pipi Aurel dengan kedua tangannya.
“Ihh ... sakit,” ucap Aurel memegang kedua tangan Farel.
Mereka pun berangkat berjalan kaki menuju ke tempat bunga sakura sambil bergandengan tangan dengan mesra sambil membawa lipatan karpet dan bekal makanan di sebelah tangannya.
Aurel berjalan sambil sesekali melihat wajah suaminya dari samping dan Farel menyadari hal tersebut.
“Apa Sayang, memandang aku terus?” tanya Farel menghentikan langkah kakinya memandang Aurel.
“Engga, aku cuma melihat sekitar sini aja kok,” jawab Aurel dengan pipi yang mulai memerah karena malu.
“Ya udah ... ayo lanjut jalan lagi,” ajak Farel masih dengan bergandengan tangan.
***
Sampailah mereka di jalan yang terdapat banyak pohon sakura di kiri-kanannya dan ramainya orang berjalan kaki. Lalu ketika waktu mekar tiba, semua akan dipenuhi oleh lautan sakura berwarna pink.
YOU ARE READING
One Day In Spring [TAMAT]
RomanceAurel, wanita berambut hitam dengan mata sipit yang sangat cantik berniat pergi menikmati musim sakura bersama laki-laki berambut keriting dan bermuka tampan yang bernama Farel. Ketika mereka berdua tengah asik dengan dunia sendiri, datang seorang w...
![One Day In Spring [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/228727856-64-k603500.jpg)