Sepi

142 14 15
                                        

1


Selamat pagi,

Ada kicau burung dan teriakan pedagang roti

Ada dentum musik dan narasi televisi

Semua riuh dan kau tetap memilih sepi


Tak apa,

Kadang nada perlu kita redam

Kadang suara perlu kita pendam

Bergelunglah kembali dengan selimutmu

Di luar tengah mendung,

sama halnya dengan hatimu yang berkabung


Bawa kembali tawa dan riuh itu

jika kau sudah menemukan jawaban

Atau, sesederhana dirimu yang penuh beban


Berkawanlah dengan sepi,

Temukan jika ia istimewa dan layak kau cintai

Dia akan menjadi awal dan juga akhir semua penciptaan

Termasuk apapun yang kau genggam dan khwatirkan

Waktu Yang Singkat dan Takkan Pernah KembaliStories to obsess over. Discover now