Di taman ini lah gadis 26 tahun dengan marga Bae itu berada. Gadis dengan rambut di ikat, dengan jas kantor nya yg sangat ia banggakan.
Ia bersandar pada salah satu tiang yang ada di taman itu, dan melihat pemandangan di depan matanya. Matahari senja.
Warna orange ini membuat nya mengingat seseorang yg mengisi hari hari nya selama tiga tahun. Membuat nya mengingat mimpi manis nya, dan janji kecil nya.
Menghela nafas singkat, gadis yang bernama lengkap Bae Hana cepat cepat mengobrak abrik tas nya. Selang beberapa waktu kemudian, ia mengeluarkan sebuah lipatan kertas.
Hana menghela nafas singkat lagi, lalu duduk di suatu bangku yang kebetulan ada di samping tiang itu.
Sebelum membuka lipatan kertas tersebut, sang gadis menyandarkan diri nya pada bangku taman lalu melihat sekeliling nya. Taman tampak sepi, terlihat beberapa kubangan air karena memang tadi turun hujan. Dan langit tampak berwarna oranye.
Hana menutup mata nya sejenak menikmati angin sore yang menerjang wajah nya dengan lembut. Lalu atensi nya kembali pada lipatan kertas yang ia pegang.
Perlahan ia membuka nya, lalu membaca rangkaian kata yg tertulis dia sana.
Kita sama-sama berjalan dengan bahu yang saling menyandar
Hal-hal yang tidak penting selalu kita tertawakan sambil menatap impian kita yang sama
Jika aku mendengarkan dengan baik, aku masih dapat mendengarnya
Suaramu, mewarnai kota ini dengan warna oranye
Saat kau tak ada disini, aku menjadi bosan
Tapi ketika aku mengatakan kalau aku kesepian, kau hanya menertawaiku
Aku pun terus menghitung hal-hal yang masih kumiliki,
Yaitu hal-hal yang bersinar terang dan tidak pernah pudar
Seperti langit setelah hujan... seperti cinta sejati yang kembali bersih
Aku mengingat senyummu dipikiranku dan aku hanya dapat tersenyum.
Tentu saja kita akan kembali menjadi anak kecil di waktu itu, yang masih tak mengerti apa apa, benar kan?
Kita akan berlari melewati berbagai musim, untuk melihat impian kita masing-masing.
Kapanpun aku merasa kesepian dan mulai merasa tidak baik...
Kita akan terus berbicara, pada malam dimana aku tidak ingin tertidur
Aku penasaran apa yang akan kau lihat di sini
Dan apa yang kulihat dari sini
Oh astaga, aku menangis.
Dari jutaan cahaya bintang, cinta sejati ini lahir.
Bahkan jika kau tidak berubah dan bahkan jika kau berubah. kau adalah kau, jadi aku tidak akan khawatir.
Suatu hari, kita akan menjadi dewasa dan bertemu dengan orang-orang yang luar biasa.
Pada hari itu, aku berharap kita dapat membawa keluarga kita yang tak tergantikan dan bertemu lagi disini...
Kepada tempat ini, dimana matahari terbenam membuat semuanya berwarna oranye.
Tertanda, Bae Hana
2013
Dan saat itu juga, lagi, Hana menangis dengan senja sebagai saksi bisu nya.
(Cuma mau bilang, kalo lagu ini sedih abis. Lagu nya enak. Kalo ga suka sama lagunya, fokus aja sama terjemahan nya. Nanti bakal lebih dapet feel nya untuk cerita ini)
TBC..
YOU ARE READING
Senja~° [Park Jisung]
FanfictionKatanya, remaja itu labil.. Ada yang bilang kalau cinta anak remaja itu masih cinta monyet.. Hanya kisah kasih disekolah dengan si dia. Remaja yg masih labil labil nya. _________ Kuy baca (⚠️; Typo bertebaran dan mungkin cerita sedikit tidak jelas) ...
![Senja~° [Park Jisung]](https://img.wattpad.com/cover/226598548-64-k358563.jpg)