eps.1

132 19 2
                                        

(Baca lah dengan pelan pelan, jika terlewat kalian tidak bisa tau alur cerita ini,baca dulu sampai bawah, dan vote ya,aku udah nyusun alur, udah benerin tulisan, jadi ini beda banget sam icha dan riko.)

####

17 tahun yang lalu

"Tolong sus, istri saya mau melahir kan." lelaki paruh baya berjalan panik menggendong istri nya menuju IGD

Para perawat yang cekatan langsung memindah kan wanita paruh baya yang siap melahir kan ke kasur, yang langsung mendorong nya menuju tempat persalinan

Lelaki paruh baya yang terlihat seperti suami nya itu mendampingi istri nya di samping nya sambil memegangi tangan gemetar istri nya.

Suami berusaha menenang kan istri nya yang terus mengucap kan kematian

"Ketuban pecah dok."
"Baik,tarik napas bu,dorong bu."

Dengan keringat yang bercucuran sekuat tenaga sang istri mendorong bayi nya agar hidup,sang suami serus menggengam tangan sang istri yang semakin kencang.

"Ahir nya. anak nya perempuan." suara khas bayi baru lahir membuat sang ibu menghembuskan napas lega,tangan yang tadi menggengam erat suami kini mulai melemas,

"Nama kan dia Elibra..." ucapan wanita yang berbicara pada suami nya terhenti saat istri tidak sadar kan diri

"Pasien tidak sadar kan diri dok."
Dokter meraih pergelangan tangan sang istri yang melemas menekan nya agar terasa detak jantung nya tapi nihil tak ada sama sekali.

"Jam satu pagi lewat lima belas menit, maaf pak istri bapak sudah meninggal dunia."

Sang suami tidak terima dengan pernyataan dokter bahwa istri nya telah meninggal, ia mengoncang goncang kan tubuh sang istri berharap tuhan memberi kesempatan ke dua

"TIDAK!,ISTRI SAYA TIDAK MATI!." histeris itu lah kedaan sang suami, pernikahan mereka baru dua tahun, ini adalah anak pertama nya, rasa nya begitu hancur

"Pak silahkan mengurus administrasi."seketika tangisan sang suami mereda menyisakan hembusan napas yang mencoba tenang

Sang suami berpikir untuk pergi kerumah, mencoba mengambil beberapa uang yang tersimpan di rumah nya.

Lelaki paruh baya itu menaiki sepeda motor nya dengan cepat bahkan sangat cepat, tak melihat kanan maupun kiri, lampu merah tak di hiraukan, alhasil motor nya terkena hantaman bus pariwisata tanpa menumpang yang tidak sempat mengerem.

Motor nya terseret beberapa meter dari tempat kejadian,karna terlalu terburu buru lelaki paruh baya itu menjatuh kan helm nya di parkiran,

Alhasil kepala nya bersimbah darah, sungguh malang nasib keluarga yang harus nya bahagia di hari kelahiran anak pertama nya itu.

Leo VS libra

"Sus pasien yang melahir kan pukul 1 dini hari di ruang apa ya?, atas nama Saliza safeena."wanita sekitar umur 17 tahun dengan raut wajah tidak sabar ingin bertemu kakak nya dan anak nya

"Ohh,pasien sudah meninggal,beserta suami nya,anda keluarga nya?, ada beberapa administrasi yang harus di urus."Rasa nya dengkul melemas dan mata memanas kakak nya yang ia akan beri kejutan pergi begitu saja, bahkan ia sebagai adik terdekat nya tak berada di samping nya

"Sa..yaa, bawa uang untuk membayar persalinan anak kakak saya sus."wanita yang di yakini adik wanita baruh baya yang telah meninggal tujuh jam yang lalu mengeluar kan uang yang di bungkus kertas berwana coklat

"Baik, saya hitung dulu,dengan atas nama siapa?."
"Salinda safeena."

"Baik, Ini bukti pembayaran nya , mari saya antar untuk mengambil bayi nya."

Gadis yang bernama linda itu menggendong keponakan nya secara hati hati menatap wajah bayi itu

"Ohh iya, sebelum bliau meninggal sempat menyampaikan nama yang saya dengar Elibra."suster lega saat ingat pesan terahir liza wanita yang meninggal setelah ia bantu persalinan nya.

"Elibra safeena."linda bergumam sambil mengusap lembut pipi keponakan nya .

Leo VS libra

Linda mengusap nisan kakak nya itu dengan penuh rasa penyesalan dan tangisan,tak percaya kakak nya akan meninggal secepat ini.

Sambil di temani kekasih nya yang membantu menggendong libra linda masih memeluk erat nisan kakak nya yang di samping nya tepat berada suami dari kakak nya bertuliskan Erdiniz deffnio.

"Linda pulang yu,sudah terlalu sore,kasian libra."linda mendengak sejenak untuk menatap kekasih nya lalu beranjak dari tempat nya lalu memindahkan libra dari gendongan kekasih nya itu.

6 tahun kemudian

Tak terasa libra semakin bertumbuh dewasa, bahkan rasa nya sangat cepat, linda lumayan cape mengurus libra dan anak pertamanya yang berusia 4 tahun kedua nya ingin selalu bermain itu yang membuat linda kewalahan.

Linda berinisiatif menelpon suami nya yang harus nya sudah pulang satu jam yang lalu.

"Halo?."
Suara yang di dengar bukan suara khas suami nya tapi suara wanita
"Siapa kamu?, dimana suami saya?."
"Suami siapa?, ini hp suami saya, kamu siapa?."

Handphone yang di genggaman linda terjatuh ,saking shook nya mendengar pernyataan wanita itu, linda sampai menjatuh kan hp nya.

Menangis, linda tau tidak menyelesaikan masalah tapi mengurasi rasa sakit hati walau berkurang tidak seberapa, itu sedikit melegakan.

Leo VS libra

Tahun tahun yang panjang mengurus 2 orang anak mungkin sangat melelah kan tapi ahir nya waktu itu tiba di saat semua anak anak yang linda besar kan sudah tumbuh menjadi gadis gadis yang dewasa, libra dan aries.

Ini lah cerita leo VS libra di mulai.

Bersambung
_
__
___
Selamat menikmati,kalian jangan bingung ya baca nya, opening wattpad nya aku bikin beda dari kemaren2 hehe, lanjut di scroll, dan jangan luput dari vote ,kalian tinggal pencet bintang di pojok kiri sampe warna nya oren udah itu aja.

Tq

------------
Oke untuk lanjut ke chapter berikut nya kalian baca dulu rules nya oke

╭┈─────── ೄྀ࿐ ˊˎ-
╰┈─➤ *RULES LVSL*
╭─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ─ׅ
*⃟⿻ྀ⃕ꪆjangan vote awal chapter doang*
*⃟⿻ྀ⃕ꪆkomen kalo ada kritik/saran*
*⃟⿻ྀ⃕ꪆhargai cerita ini yang udah gw buat lumayan lama*
*⃟⿻ྀ⃕ꪆtidak mengejek*
*⃟⿻ྀ⃕ꪆkolom komentar bukan untuk ribut cu!*

 Leo VS LibraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang