Chapter 1

4 1 0
                                        

Chapter 1

votement nya jusseyo

1920.

author pov

hosh.. hosh.. hosh...
peluh membasahi kepala dan badan gadis mungil itu, nafasnya sedari tadi selalu tidak berarturan. sesekali gadis mungil itu meringis bahkan mengucapkam kata maaf berkali-kali.
"baginda.. baginda.. maafkan saya... ARGH"
gadis itupun membuka matanya, 'mimpi buruk lagi, sepertinya aku harus meminta pelayan untuk membuatkan teh setiap malam.. ' pikirnya

tok tok tok

Tanpa menjawab seorang pria berbadan tegap kebangsaan jepang pun masuk dengan air wajah yang terlihat sangat panik, ya bagaimana tidak panik? katakan ayah mana yang tidak akan panik ketika baru saja pulang dia mendengar teriakan putri mungilnya. Mungil? apakah gadis 18 th bisa dikatakan mungil? mungkin tidak, namun jika melihat tubuh sakura yang sangat kecil dibanding gadis seusia nya maka semua orang akan setuju dengan sebutan mungil itu.

"apa yang terjadi? kau mimpi buruk lagi?"

"hmmm" sungguh sakura telah lelah dan sangat mengantuk, bahkan hanya untuk menjawab ayahnya pun dia harus mengumpulkan banyak tenaga

"ayah akan minta pelayan untuk menyalakan lilin tambahan di sekitar mu, ayah tau kau lelah, istirahat lah. ayah akan pergi ke kamar."

suasana kembali hening, diiringi suara pintu tertutup dan tak lama pelayan masuk menambah jumlah lilin dalam ruang tidur gadis itu.

~~~~~~

"huaaaa pagi yang indah. tunggu dulu. mengapa banyak lilin di kamar tidurku? ah ini pasti perbuatan ayah... hahh..  aku tak mengerti kenapa ayah selalu menambah jumlah lilin ketika aku bermimpi aneh, padahal kan tidak ada hubungan nya."

"ehemm" suara bass itu menginterupsi omelan gadis itu pagi hari

"maafkan aku, aku tak melihatmu tadi. jadi apa yang membuat anak tuan choi yang terhormat datang kemari?"

"aku hanya mengantar ayahku, lalu ayahmu menyuruhku untuk datang ke kamar gadisnya jika aku bosan. ayahmu benar benar jenius, rasa bosanku hilang saat melihat seorang putri kebanggaan tuan besar takaki ternyata mempunyai perangai yang sangat menakjubkan"

"dan apakah masuk kedalam kamar seorang gadis tanpa ijin merupakan perbuatan menakjubkan juga?"

"wah, tak kusangka tuan takaki benar benar memiliki putri yang menarik."

"simpan kata kata anda tuan.."

"minho, choi minho, putra sulung dari tuan choi siwon. Kurasa kita akan sering bertemu kedepannya."

"kurasa kau sudah tau namaku, benar bukan tebakan ku?"

"takaki sakura, siapa yang tidak tau nama anak dari kepala penguasa jepang di korea? baiklah kurasa cukup basa basinya, aku yakin urusan ayahku telah selesai. maaf menganggu anda nona."

pintu pun tertutup. menyisakan gadis mungil yang didalam ruangan itu kesal bukan main. bagaimana tidak kesal? saat bangun tidur dia melihat banyak lilin berantakan di kamar tidurnya ditambah pria asing bermarga choi yang seenaknya masuk dan berbicara panjang lebar seenaknya. dia benar benar harus membuat perhitungan dengan ayahnya hari ini.

~~~~~~~

toktoktok

"masuk"

"ayah harus menjelaskan apa alasan ayah berbuat kesalahan fatal itu bukan?"

unacceptableStories to obsess over. Discover now