anak kecil

53 1 0
                                        

Nama ku Han So Hee.

Wanita pekerja mencari uang demi memenuhi kebutuhan setiap hari

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Wanita pekerja mencari uang demi memenuhi kebutuhan setiap hari. Kedua orang tua ku meninggal karna kecelakaan maut yg menimpa mereka. Ngak hanya kedua orang tuaku, bahkan adik perempuan ku juga terlibat dalam kecelakaan itu. Nyaris tidak ada yg selamat sama sekali.

Hancur hatiku mendengar berita kecelakaan itu. Hidupku yg tadinya baik-baik saja, kini berubah derastis. Semua harta warisan yg harusnya di tangan ku, kini dirampas oleh adik dari appaku. Dia pergi membawa dan menelantarkanku sendirian.

Kejadian tersebut menimpaku waktu umurku menginjak 19 tahun. Bertepatan dgn tamatnya aku dari jenjang persekolahan. Aku mulai mengiklaskan kepergian kedua orangtuaku dan juga adikku perlahan.

Kini aku hidup sebatang kara, sendirian. Mencari uang sendiri dengan keringatku. Pagi hingga malam aku bekerja tanpa henti. Itulah yg harus kulakukan setiap hari demi memenuhi kehidupanku.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Hari ini aku pulang lebih lambat dari sebelumnya karena bos ku menyuruhku untuk lembur. Aku bekerja disebuah minimarket sedikit jauh dari tempat tinggal yg ku sewa.

Biasanya aku pulang naik bus, tapi kali ini kayaknya tidak, karena ini sudah sangat larut. Sudah masuk pukul 12 malam. Mau ngak mau, aku harus berjalan kaki menumpuh waktu sekitar 20 menit tan.

Tapi jalanku terhambat karena perutku yg sudah meminta jatah makan malamnya. Aku memang belum sempat makan malam tadi. Pekerjaanku sangat padat saat itu.

Aku memutuskan untuk ke warung dekat situ. Aku memesan Tteokbokki satu porsi. Harganya murah jadi ngak perlu ngeluarin banyak uang. Lagi pula per porsinya juga banyak. Bisa membuat perut kenyang.

Setelah siap, aku kembali jalan menuju rumah. Tapi jalan ku harus berhenti, kerena aku mendengar suara tangisan anak kecil dari toko supermarket tersebut.

Aku sangat penasaran dgn suara itu. Ku lihat, ada anak kecil yg tengah menangis di sebuah toko yg hendak tutup, namun anak kecil tersebut belum pergi juga dan terus menangis.

Aku menghapiri anak kecil tersebut. Dia perempuan, wajahnya imut, rambutnya lurus panjang dengan poni yg menutup jidatnya.

"hei, kenapa kamu menangis??" tanya ku pada anak itu. Dia mendongkak kepalanya melihatku. Kemudian memanggil nama yg jelas itu pasti orang tuanya.

"daddy...". Tangis nya semakin pecah. Aku memeluknya berusaha menenangkannya. Mengelus punggungnya lemput dan menyapu air mata yg mengalir deras di kedua pipinya.

"jangan menangis eoh, eonni ada di sini, jangan takut nee" pintaku. Lalu dia mengangguk. Matanya bengkak dan hidungnya merah.

"nama eonni siapa??". Aku sampai lupa memberi tau namaku. Aku mengelus rambutnya.

"nama eonni han so hee, kamu bisa panggil hana eonni". Dia tersenyum.

"halo hana eonni, aku Kim taeni, eonni bisa panggil aku jiny". Senyumnya melebar kala aku membulatkan mata karna terkejut.

"jiny?? Nama yg lucu". Aku mencubit pipinya pelan. Kemudian aku mengajaknya pulang ke rumahku. Mungkin besok aku akan mengantarnya pulang.

Tak ada penolakan, jiny malah menarikku untuk pulang bersama. Selama perjalanan, kami bernyanyi bersama. Ku lihat, jiny adalah anak yg baik dan juga dia sangat sopan pada ku. Namun sayangnya, saat aku menanyakan kemana ibunya, dia akan menangis.

"cup cup cup~ jangan nangis jiny~ mian, eonni ngak akan mengulanginya lagi" ucap ku menjewer kupingku sendiri. Kemudian dia tertawa melihat tingkahku.

Kami melanjutkan perjalanan menuju rumah. Aku membuka pintu rumah dan membawa jiny masuk ke kamar ku. Meletakkannya perlahan, karena dia tertidur kala aku menggendongnya tadi. Aku menarik selimut sampai ke lehernya, untuk menghangatkannya.

Saat aku mau beranjak dari kasur, tangan mungil menahannya. Segera aku membalikkan badan ku dan melihatnya.

"eonni~ aku mau dipeluk" ujarnya pelan. Aku segera naik kembali ke kasur, merebahkan diriku di sana dan memeluknya erat. Ngak lama, kami berdua terlelap dalam kesunyian malam.

TBC

Young Daddy *kth*Where stories live. Discover now