Summary : Dia kembali dalam keadaan kritis. // Kaulah hyung di SUJU yang paling jauh dengannya. // Kyuhyunnie, hyung sungguh ingin melihat senyummu kembali... // "GUI XIAN CIAO!" // Appo!!! Sakit itu datang lagi! Sakit! Sakit sekali! ARRGGGHHHH!!! // Ryeowookie... Kau tidak datang menjengukku?
.
Cuplikan akhir cerita sebelumnya: Falling Star Ch 12
"Seindah apapun bintang yang jatuh, dia tetap akan menghilang." Kali ini petinggi SM itu tampak bersedih. "Bintang yang sangat indah, mengabulkan harapan orang, tetapi dirinya sendiri menghilang...."
"Kyuhyunnie bukan bintang jatuh!" Kata-kata Siwon membuat petinggi SM memandang lurus ke arahnya. "Kyuhyun is a rising star! Kali ini, kami hyungdeulnya, yang akan membuatnya menjadi sebuah bintang yang bersinar! Kami takkan membiarkannya menghilang!"
"Semoga kalian diberi kesempatan melakukannya."
Petinggi SM itu menepuk bahu Siwon dan memandang yang lain. Meski kalimatnya berkesan pedas, namun semua dapat merasakan bahwa pria itu sungguh mengharapkan sebuah keajaiban juga untuk magnae mereka.
.
RISING STAR
Chapter 1
.
19 April 2007
PK. 22.30
Kang Nam Hospital
Suara alarm dari kamar ICU di mana Kyuhyun dirawat langsung diikuti dengan berlarinya serombongan dokter dan perawat. Heechul dan Yesung yang masih terjaga segera membangunkan member lain yang masih tertidur. Tadi mereka semua tertidur di ruang tunggu. Mereka langsung bergabung dengan Appa dan Eomma Kyuhyun yang berdiri di depan jendela kaca.
"Tekanan darahnya terus menurun, Dokter!"
"Detak jantung semakin lemah!" seru perawat yang lainnya.
"Dia kehilangan banyak darah!"
Dokter sibuk memantau pupil mata, catatan di monitor, dan banyak lagi alat yang tidak mereka mengerti. Yang mereka tahu, kondisi Kyuhyun kritis. Dokter memberi beberapa instruksi, kemudian menyuntikkan sesuatu ke tubuh Kyuhyun. Setelah melihat reaksi semua alat itu dalam beberapa menit, sang dokter tampak menghembuskan nafas lega.
Ketika rombongan itu keluar, sang dokter menghentikan langkahnya di depan orang tua Kyuhyun dan member SUJU. "Tekanan darahnya tadi menurun drastis. Tapi kami sudah memberi obat yang akan menaikkan aliran darahnya. Reaksinya cukup bagus. Keadaan ini akan dipantau 24 jam. Semoga masa kritis segera lewat."
Semua terduduk lemas.
.
Samsung Hospital
Leeteuk beberapa kali memandang ke arah pintu kamar di mana dia dan Eunhyuk di rawat. Shindong dirawat di kamar yang berbeda. Karena keadaan Shindong dan Eunhyuk hanya luka ringan, meski mereka diwajibkan untuk dipantau selama beberapa hari, keduanya bebas berjalan di area rumah sakit.
Sebelumnya, Leeteuk meminjam uang sebanyak 500 won kepada seorang perawat. Mereka bertiga pindah ke rumah sakit ini tanpa membawa apapun. Ia sangat ingin mendengar kabar dari member lain. Sama sekali tak terpikirkan olehnya untuk meminjam HP salah satu dongsaengnya tadi. Uang itu akan mereka gunakan untuk menggunakan fasilitas internet yang ada di salah satu bagian rumah sakit yang terkenal bernuansa modern ini.
Wajah namja itu menjadi cerah ketika kedua dongsaengnya masuk. Tetapi tidak dengan wajah keduanya. Eunhyuk bahkan langsung merebahkan kepala di sisi ranjang Leeteuk dan menangis dengan keras.
"A...ada apa? Apa yang terjadi?" Leeteuk bertanya dengan suara bergetar. "Kyuhyunnie...kalian mendengar kabar tentangnya?"
"Mianhe, Teuki hyung, belum ada kemajuan... Kyuhyunnie masih koma. Bahkan kabarnya, baru saja tekanan darahnya mendadak turun sehingga tim dokter bergegas menanganinya. Dia kembali dalam keadaan kritis."
YOU ARE READING
RISING STAR
FanfictionKyuhyun berhasil sadar dari koma. Tapi ia akan membutuhkan waktu lama untuk bisa sembuh. Itu pun tidak akan kembali seperti kondisi semula. Pihak SM sudah bersiap mencari penggantinya. Member Super Junior yang lain berusaha mencegah hal itu. "Sampai...
