Matahari bersinar dengan indah membuat yang tadi nya gelap kini menjadi begitu bersinar dengan sinarnya, Burung-burung berkicau beradu satu dengan yang lainnya angin yang begitu sejuk masuk kedalam rumah seorang gadis yang masih terlelap tidur di atas kasur milik nya, ia masih begitu nyenyak meskipun matahari kini sudah muncul gadis ini memang sangat tidak bisa bangun pagii apalagi ia sedang merasakan libur semester pertama, gadis itu adalah Syakila Nadira syahab, gadis cantik berusia 17 tahun, ia sekolah di SMA GARUDA, Kelas 11, dua hari lagi ia akan masuk kesekolah karna masa libur nya sudah hampir habis .
"Kilaa Tok...Tok...Tok " Teriak mbak wawa sambil menggedor-gedor pintu kamarr syakila
"Kilaa Bangun itss udah siang astagfirullah inii anak" Teriak mbak wawa masih di balik pintu kamar syakila.
Klekk ..
Suara pintu terbuka siapa lagi yang membuka pintu kalau bukan pemilik kamar
"Apaan sii Mbak Ganggu ajja" Ucap syakila lemas ia masih menutup matanya
"Bangun udah jam berapa ini kamu masih ajja tidur astagfirullah, Ngga sholat subuh lagi ini pasti" Ucap mbak wawa dengan wajah yang sangat kesal sambil mengangkat tangan nya ke pinggang
"Tenang ajja mbak nanti aku Qodho huuaaa" Ucap syakila sambil menguap
"Kamu ini ya tenang² solat harus tepat waktu ini malah sengaja nunda² ayo ikut mbak" Kesal mbak wawa sambil menarik telinga syakila.
Mata syakila langsung terbuka sempurna
"Aahhhh....Aaahhh... Mbakk sakittt"Jerit syakila sambil mengikuti mbak nyaa
Nazwa membawa syakila ke kamar mandi dan mengguyurkan 1 ember air kepada syakilaa, apalagi yang di lakukan syakila selain menjerit
"Mandi sekarang, setelah mandi turun kebawah abi ingin bicara sama kamu" Ucap Mbak wawa dengan suara yang kencang
"Iyya, awas ajja nantii aku bilangin abi" Ucap syakila mengancam kakanya
"Bilangin ajja, Gue ngga takut" nazwa langsung keluar dari kamar mandi dan menutup pintu kamar syakila
"Keterlaluan" Ucap syakila sambil melempar benda yang ada di dekatnya
****
Tak lama syakila turun dengan rambut teruray indah dan wajah cantik nya menunjukan mood yang sedang hancur apalagi kalau bukan Mbak nya yang menghancurkan moodnya pagii ini ia langsung duduk di dekat uminya
"Kamu kenapa Laa" tanya bu Nisa ya dia adalah uminya syakila
"Itu umi mbak wawa pagi-pagi udah ngancurin mood aku" Ucap syakila sambil melipatkan kedua tangan
"Kenapa emangnya" Tanya uminya syakila
"Ngejewer aku sampai kamar mandi trus udah nyampe kamar mandi di guyur pake aer 1 ember, keterlaluan" Ucap syakila semakin memajukan bibirnya
"Ngadu ajja Ngadu" Ucap nazwa yang tiba-tiba datang dengan penampilan yang sangat rapih
"Biarin" Ucap syakila sambil memutar kedua bola matanya
"Emang ada apa kamu sampe guyur dia wa"tanya uminya
"Greget ajja mi setiap hari ngga solat subuh, Hukumannya ya aku guyur" Ucap nazwa sambil memasukan nasi goreng ke mulutnya
"Hah Ngga solat subuh lagi" Kagett nisa
"Maaff Umii" Ucap syakila sambil menunduk
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Imamku
Teen Fictionkisah ini men-ceritakan tentang seorang putri dari keluarga terpandang. Nama gadis itu ialah Syakila Nadira Syahab, gadis cantik berakhlak mulia, dia ingin menjadi seorang Hafidzah yang Hafalan al-Qur'annya sangat mutqim. Begitupun tentang kisah cin...
