1. SMA TARUNA

9 0 0
                                        

-Happy Reading-

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

-Happy Reading-

Pertemuan aku denganmu adalah hal yang paling aku sesali, yang paling aku benci dan yang paling memalukan.

***

Bella berhenti di depan gerbang SMA Taruna, dengan nafas tersengal ia melihat jam yang berada di pergelangan tangannya, dua menit lagi bel masuk akan berbunyi.

"Alhamdulilah gak telat, makasih ya Allah," batin Bella senang

Sudah dua hari Bella bersekolah di SMA Taruna ini, ya bisa dibilang dia murid baru, jadi dia harus menjaga nama baiknya jika dia terlambat maka image anak baru yang baik akan rusak, dan Bella tidak mau itu terjadi dia ingin bersekolah di sini dengan tenang tanpa hambatan.

Bella masuk kedalam, ia berjalan di koridor sekolah dengan tangan memegang kedua tali ranselnya. Tiba tiba seseorang menabrak bahu Bella dengan keras membuatnya tak seimbang dan terjatuh.

Bruk..

"Eh sorry sorry." Kagetnya, dia membantu Bella untuk berdiri.

Bella berdiri dengan wajah tertekuk, dia menatap tajam cowok di depannya, tapi tatapan itu seketika berubah saat dia mengetahui siapa penabraknya.

Bella menjadi speachlees saat cowok itu menatapnya, Bella baru sadar bahwa yang menabraknya tadi adalah kak Rehan cowok yang terkenal akan ketampanan dan kepintaran nya itu, dia juga ketua dari club buku bagaimana tidak jadi cowok idaman kalau kayak begini bentuknya, paket komplit deh pokoknya.

Bella masih menatap manik hitam Rehan dengan wajah kagum, ya ampun kalo kayak begini Bella rela Rehan menabraknya setiap hari.

Rehan melambai lambaikan tangannya didepan wajah Bella. "Dek," ujar Rehan, Bella terlonjak kaget ia tersadar dari lamunannya dengan wajah yang memerah.

"Hah iya kak," jawab spontan Bella

"Gue tadi buru buru mau ke perpus jadi nabrak lo deh, sorry," ucap Rehan ramah.

"Ditabrak setiap hari sama kak Rehan juga gak papa kok," lirih bella

"Apa?" tanya Rehan bingung, Bella menggaruk belakang kepalanya.

"Gak kok kak gak papa," jawab Bella sambil tersenyum lebar.

"Yaudah gue duluan," pamit Rehan. Bella menatap punggung Rehan sampai dia menghilang dari pandangan Bella.

Bella berbalik dan melanjutkan langkahnya, di sepanjang koridor senyum di wajah Bella tidak pernah menghilang.

"Bakal aku Catet dibuku sejarah," batin Bella semangat.

Bella masuk kedalam kelasnya, ia melihat Kate yang sedang menyantap roti, sebuah ide jail muncul di otaknya.

Dor

Jatuh cinta Stories to obsess over. Discover now