Sebelumnya sorry ya guys kalo agak amatir, karena ini cerita pertamaku
Happy Reading 🎉
Ada seorang wanita cantik yang bernama Siska sedang membereskan keperluan suaminya, karena suaminya ingin pergi untuk mengurus perusahaannya di luar kota.
"Sayang, sudah dimasukkan semua barang-barang Aku? " Tanya Ridwan suami Siska.
"Sudah Mas, Kira-kira seberapa lama Kamu disana? " Jawab serta tanya Siska
"Kurang lebih 1 bulan" Jawab Ridwan sambil memaki sepatu
"Owh ya sudah hati-hati ya Mas disana dan jangan lupa makan teratur" Kata Siska dengan lembut
***
1 bulan kemudian....
Tok... Tok... Tok...
"Iya, siapa ya? " Jawab Siska berteriak sambil berjalan menuju pintu untuk membukakan pintu
Ceklek...
"Mas udah pulang? " Tanya Siska dengan gembira sambil memeluk sang suami
"Iya, Aku kan sudah kangen dengan Kamu" Jawab Ridwan
"Owh iya Mas, Aku punya kabar gembira buat Mas" Kata Siska berbinar
"Kabar gembira apa Sayang? " Tanya Ridwan
"Aku hamil Mas, dan ini sudah ingin masuk 1 bulan" Kata Siska sangat bahagia
"Apa hamil?! " Tanya Ridwan sambil berteriak
"Iya Mas, kenapa kok Mas malah kaya gak terima gitu? " Tanya Siska dengan dahi berkerut
"Bagaimana mungkin kamu bisa hamil dan baru ingin masuk 1 bulan, sedangkan Aku pergi sudah sebulan lebih beberapa hari, itu tidak mungkin!! " Kata Ridwan dengan nada tingginya
"Tapi Aku beneran hamil Mas, dan kata dokter seperti itu" Jawab Siska sambil menangis
"Baiklah Aku percaya jika Kamu hamil, tapi Aku tidak percaya jika itu anakku" Jawab Ridwan dengan emosi
"Bagaimana bisa kamu tidak mengakui anak didalam kandunganku ini, sedangkan ini memang anak kamu Mas" Jawab Siska dengan tangis yang histeris
"Tega kamu Mas, sampai sampai kamu tidak mengakui anak ini" Kata Siska sambil memegang perutnya
Ridwan langsung pergi menuju kamar tanpa menghiraukan ucapan Sang istri
***
Delapan bulan kemudian...
"Aduh Mas perutku sakit sekali" Rintih Siska
"Menyusahkan sekali anak ini" Kata Ridwan jengah sambil mentitah istrinya menuju mobil untuk pergi ke rumah sakit
***
Sesampainya dirumah sakit Ridwan langsung dibantu perawat untuk membawa istrinya keruangan periksa
"Aduh Mas sakit" Rintih Siska sesampainya diruangan
"Kamu yang kuat ya sayang" Kata Ridwan sambil menggenggam tangan sang istri
Oek... Oek... Oek.....
Suara bayi pun mulai terdengar dan dokter pun langsung membersihkannya, setelahnya dokter pun langsung menghampiri Ridwan dan Siska
"Selamat ya bayi Bapak dan Ibu perempuan" Kata dokter tersebut sambil memberikan bayi itu
"Syukurlah" Jawab Siska dengan bahagia sambil menerima bayi tersebut
***
Skip dirumah.....
"Mas, apa Mas yakin ingin memberikan bayi ini pada teman Mas? " Tanya Siska sedih
"Ya aku sangat yakin, karena aku tidak ingin mengurusi bayi yang bukan darah dagingku sendiri" Kata Ridwan tegas
"Mas sadarlah, bayi ini anak kita Mas, aku tidak mungkin selingkuh darimu karena aku mencintaimu!?!? " Teriak Siska sambil menitikkan air mata
Dan dari luar orang tua mereka mendengarkan perdebatan tersebut
"Apa-apaan ini Ridwan, apa yang sebenarnya ada di dalam pikiranmu itu!! " Kata Didi Ayah Ridwan
"Tapi Yah, aku tidak bisa menerima ini semua, karena ingin bagaimana pun aku tetap tidak yakin dengan semua ini" Kata Ridwan sambil mengusap kepala frustasi
"Oke baiklah jika itu keinginanmu Ayah akan turuti tapi dengan satu syarat, yaitu sampai kapanpun kalian tidak boleh menemui bayi ini dan jika ada yang melanggar akan menerima konsekuensinya" Kata Didi mutlak
Sedangkan Siska hanya bisa menangis dalam diam mendengar perdebatan antara suami dan mertuanya
Hello guys, sorry ya pertama nya kaya certa kehidupan dewasa, karena itu awal dari semua cerita yang akan berlangsung
Jangan lupa follow ya
Dan tolong tinggalkan jejak kalian dengan cara vote and komen di cerita aku ini
YOU ARE READING
LIFE GAME
Teen FictionGadis ceria yang selalu dilingkupi oleh orang tua dan sahabat sahabat yang sayang kepadanya kuy baca aja biar tau bagaimana alur ceritanya
