Berawal dari takut
Dan mencoba menjadi untuk berani...
malam hari ini pikiranku begitu kacau, dadaku sakit, tenggorokanku terasa gondok ingin sekali aku menagis , tapi selalu tak bisa, kenapa?
Aku memutuskan keluar rumah untuk menikmati angin malam . Semoga sakit yang aku rasakan ini hilang
10:29
Jalan sudah tampak sepi, awalnya aku takut untuk terus berjalan tapi tidak apa - apa aku mencoba untuk memberanikan diri keluar rumah di malam hari dan berjalan sendiri di tempat sepi seperti ini
Tiba - tiba aku seperti merasakan ada yang mengikutiku, bulu kudukku merinding, ah aku tidak peduli!
Aku terus berjalan lurus, jalan yang biasanya ramai kini mendadak sepi?
Lampu rumah penduduk di sini pun tak lagi menyala..
Cepat sekali mereka tidur
"Huhh" aku menghembuskan nafasku perlahan, kenapa tubuhku mendadak mengigil seperti ini? Sepertinya ada yang tidak beres
" haii!"
Aku berhenti sebentar, seperti ada seseorang, emmm ternyata masih ada orang yang masih belum tidur, tapi..
Siapa tadi yang barusan berbicara?
Aku memutar arah badanku ke belakang secara perlahan, aku takut kalau itu hantu, ah kenapa harus ada hantu , masa sudah 2020 masih ada hantu?
Aku melihat ke belakang, tidak ada siapa - siapa
Aku melihat ke kiri, tidak ada siapa - siapa
Aku melihat ke kanan, tidak ada siaapun juga
Tidak ada siapapun?
Aku mulai kesal, akhirnya aku berbalik arah ke depan, karena tujuanku saat ini aku hanya ingin berjalan - jalan saja sambil menghilangkan rasa yang sakit di dadaku ( sakit hati )
tapi saat itulah...
"HAAAAYYYYY!!!"
"Aaaaaaaaaaaaaa" aku berteriak histeris, jantungku berasa copot karena sangat takut dan kaget, saat melihat makhluk yang ada tepat di depan wajahku
Segumpalan Angin!?
Aku ingin berlari, tapi tidak bisa, badanku terasa kaku dan susah untuk di gerakkan, aku memilih pasrah dan mematung di tempat
" Hayy Al, perkenalkan aku adalah Manusia Angin yang dikirim oleh Tuhan mu untuk menemanimu". katanya, sambil tersenyum senang
"A.. aku tidak percaya.. si..si..siapa kau" tanyaku dengan nada suara yang bergetar karena takut
"Tadi barusan aku sudah memperkenalkan diriku sendiri, apa kau tidak mendengarkanku bicara?! " . Kata si angin sambil memasang bibir manyun
Angin punya bibir?
Sungguh aneh bukan?
Angin itu pun berubah bentuk menjadi seperti tubuh manusia tapi tetap saja dia angin dan kakinya pun tidak menapak tanah sama sekali
Seperti kunti lanak!!!
Aku hanya diam seribu bahasa
Ini sangat aneh!
"maaf aku hanya ingin membantumu, menemani dan menyayangimu...hehe" kata si angin sambil menipis jarak denganku
Ada - ada saja angin ini , herannya dia dapat mata, hidung,telinga, mulut, dan kata - kata tadi dari mana?
Apa dari grup band Wali?
"Apa maksudmu? Aku tidak mengerti? " kata ku bingung
"Aku tidak tau kenapa? Kau ini bodoh! Atau Bolot!?. Kata si angin kesal
"A..aku tidak peduli! Jadi tolong biarkan aku pergi!" kataku dengan wajah memelas
"EMMM... baiklah tapi ada syaratnya!" Sambil mengacungkan tangan
"A...apa!?" Tanyaku penasaran
"kau harus berjanji, kalau besok kita akan bertemu lagi ok?!
Janji!!?" sambil mengacungkan jari kelingking dan mendekatiku mungkin ingin mencantelkan jarinya dengan jari mungilku?
aku benar- benar tidak ada jalan lain selain berkata Ya ataupun Janji, aku pun mengulurkan jari kelingkingku untuk mencantelkan dengan jarinya
"I.. iya aku JANJI!!!" kataku dengan nada gemetar
Alhasil aku tidak merasakan apapun di jari kelingkingku
Karena dia hanyalah sebuah angin bukan?
"satu lagi!, sebelum kau pergi,aku ingin di beri nama oleh mu,apapun itu!"
" kenapa kau menginginkan nama dariku?, jelas - jelas kau udah punya nama,aku pun juga sudah tau namamu!" kata Alesha
"Lalu siapa namaku?"
"Angin" Jawab Alesha singkat
" Bukan itu yang aku maksud!,aku memang angin,tapi aku juga ingin mempunyai nama sepertimu, bagaimanapun juga kau harus memberi aku nama, sebelum kau pergi! Coba berfikirlah! "
"Baiklah kalau begitu, tapi kau juga harus janji, setelah ini ijinkan aku pergi dari hadapanmu"
"ya ok aku janji!!"
"Baiklah kalau begitu, sekarang namamu adalah Wendy agar tak jauh dengan kata Wind yang berarti angin".Jelasku
"Emmm... aku tidak suka,apa ada yang lain selain itu?"
Ya Tuhan cobaan apalagi ini?
kau mengirimkan mahluk serese ini padaku!?
sungguh aku ingin menangis
"ya sudah kau akan ku beri nama Alex saja"
"Emmm.. aku tidak suka!" . Kata si angin sambil menggelengkan kepala
"Askaa?"
"emm"
" Danu?"
"Enm"
"ACENG!?".Tanyaku dengan nada kesal sangat kesal
"Aku tidak suka!"
Aku hampir putus asa, harus bagaimana lagi?
Aku berfikir keras...
akhirnya aku menemukan nama yang menurutku bagus untuknya
"Shargaa?". Tanyaku agak sedikit ragu
"iya!". jawab si angin semangat
" Baiklah.. kau boleh pergi sekarang, tapi ingat kata - kata ku tadi, besok kita akan bertemu lagi hahaha" . kata si angin sambil tertawa renyah lalu menghilang
Dan akhirnya aku pun merasa lega, walaupun di malam berikutnya aku akan bertemu lagi dengannya
Ah sial!!!!
***
hello gimana nih ceritanya 😁?
Seru gak? Suka gak? Aku harap sih kalian suka hehe
Oh iya jangan lupa vote cerita aku yah gaesss
Terusss komen
Kalau bisa komen apanya yang salah hehe
Biar bisa di perbaiki dikit gitu eaa 😁
Ok wassalam 🙏
Budayakan vote🌟
YOU ARE READING
Aku Dan Manusia Angin ( Hiatus )
Mystery / ThrillerTuhan memang menciptakan Alam, Manusia,Hewan dan seisinya.. tapi mungkin akan terdengar sangat aneh dan menakutan jika ada makhluk yang bernama Manusia Angin.. yang mengaku di kirim oleh Tuhan untuk menjaga seorang gadis yang bernama Alesha Lovata
