Happy reading...

April 2005 05:06
Seorang gadis terbangun dari tidurnya lalu menatap jam yang menunjukan pukul 05:06 lalu gadis itu memasuki kamar mandinya untuk mandi setelah mandi gadis itu memakai seragam sekolah SMA Aksara BANDUNG.
"tsana sudah bangun?" ucap seorang wanita paruh baya yaitu Sania mamanya tsana.
Yaa.. Gadis itu bernama tsana, Tsana alqueena.
"sudah Mah" ucap Tsana sambil membuka pintu kamarnya.
"yasudah kamu sarapan dulu"
Tsana dan Sania pun menuju ruang makan untuk sarapan.
"Nihh Mamah buatin kamu nasi goreng telor ceplok kesukaan kamu" ucap Sania sambil memberikan nasi goreng telor ceploknya.
"makasih mah"
"iya cepat habiskan nanti kamu telat"
Tsanapun lalu menghabiskan makanya.
Setelah habis, Tsana berpamitan kepada Sania untuk pergi sekolah.
"Tsana pamit sekolah ya mah assallamuallaikum"
"waallaikumsallam hati hati ya"
"iya mah"
Setelah sampai di halte Tsana menunggu bus yang akan di naiki.
Sambil menunggu, Tsana mendengarkan lagu fiersa besari -Garis terdepan.
Selang beberapa menit bus yang akan Tsana naikipun datang.
"hufftt akhirnya datang juga" gumanya pelan, lalu Tsana menaiki bus itu.
Tsana duduk di paling depan karena busnya tidak terlalu penuh lagian jarak rumah nya ke sekolah tidak terlalu jauh.
"dorrr.. " tiba tiba saja ada yang mengaggetinya dan ternyata itu adalah Liza sahabatnya Tsana.
"dari tadi gue panggil kagak denger lo?" ucap Liza.
"lo gak liat apa? Gue lagi pake earphone"
"ehkk pak Adrian kok naik bus ya?" pak Adrian adalah guru Biologi di sekolah SMA Aksara sekaligus pemilik yayasan. Lulusan psikologi gak tau juga kenapa tiba tiba jadi guru.
"Mana?" ucap Tsana.
"itu tuh di belakang kita yang duduk di sebelah kanan"
"ohh iya kenapa ya gak naik mobil kan anak holkay hehe" ucapku sambil nyengir.
"lagi di bengkel kali mobilnya" jawab Liza.
"iya kali ya?"
"ehhkk bentar lagi sampai tuh" ucap Tsana.
"ohh iya" dan kami pun segera berdiri.
Tsana melihat kebelakang ternyata ada pak Adrian di belakangnya.
"Mana mungkin pak Adrian nyapa gue, apalah dayaku hanya remah remah malkis roma" batin Tsana.
"Tsan, belakang lo ada pak Adrian" bisik Liza pelan.
"iya gue tau"
"ya ampun pak Adrian ganteng banget sih kalo dari deket, mudah mudahan pak Adrian jadi jodohku aaminn ya allah" ucap Liza Alay.
"ada yang halu tapi bukan feby putri" ucap Tsana cuek.
"ahh lu mahh gak suka banget sahabatnya bahagia"
YOU ARE READING
NANA & IAN
Romance'Mungkin tuhan hanya mengizinkanku untuk mencintainya bukan untuk bersanding denganya' Ternyata benar semua yang ada di kepala tidak selalu benar. Yang aku kira dia mencintaiku nyatanya pun tidak. Aku hanyalah gadis egois yang ingin di cintai oleh o...
