REY
Aku berjalan cepat melewati kelas - kelas di lorong menuju ke perpustakaan
udah berkali kali aku di telfon galak sama Bintang membuat aku takut
padahal aku sudah jelaskan kalau gak mungkin buat melewatkan pelajaran bahasa Inggris kesukaan yang sangat penting dan menunjang keberhasilan prestasi
"Dari mana si! Lama amat!"
Bentaknya saat aku masuk ke perpustakaan
"Ya maaf, kan gw dah bilang gak bisa ngelewatin pelajaran bahasa Inggris" jelas
"Event ini juga bahasa Inggris kali bego!" Dia balas nggak terima
Kami sedang berada di tengah latihan untuk sebuah lomba debat bahasa Inggris
Yang kedua untuk tahun ini, hal yang paling aku dan tim ku tunggu
Mataku keliling ke sekitar ruangan dan menyadari first speaker kita Adinda belum datang
"Adinda mana Bin?"
"Bodo amat, ga penting"
"Enak aja ga penting, dia speaker pertama kita bego!"
Aku langsung chat kontak Adinda agar dia langsung datang
"Yang penting kan speaker dua"
Aku dong?
Eh, nggak boleh ge er
"Nge les aja Bin"
Kepalaku berputar melirik pintu ketika ekor mataku menagkap bayangan cewek masuk ke perpustakaan
Adinda akhirnya datang
"Hai!!! Kalian berdua jahat banget ninggalin aku! Ngapain berduaan! Pacaran ya...."
Gondok di bilangin pacaran aku auto ngelempar buku motion debat ke Adinda, sayang banget cuma nyerempet kerudungnya
"Gw nggak Homo Din!! Sorry!"
kataku kesal, lagipula ni orang sekalinya di tungguin kok ngeselin sih!
"Ya siapa tau...team debat kita kan udah lama, secara udah punya ikatan batin....bisa aja kan bunga tumbuh diantara kita"
"Ya kali cowok sama cowok"
Bintang mulai buka suara
"Nggak apa- apa dong, kayak oppa jimin sama baby taehyung"
Sakit ni anak
Karena nggak di gubris
Akhirnya latihan bisa dimulai, walaupun agak kesal.
********
Pulang sekolah paling enak langsung masuk ke kamar.
rumah kosong seperti biasa
Orang tuaku bekerja sebagai guru, jadi mereka pasti pulang sore
Aku anak pertama, adikku perempuan dan masih SMP, namanya Leylan Azrani aku panggilnya Leyla sedangkan aku Reyyano Azrana SMA kelas XI
Hidup kami sederhana dan tercukupi, dan aku bersyukur jauh dari kata "kaya" dan "manja" jadi aku bisa mendapat kepribadian mandiri
Rasanya lelah setelah seharian otak kerja keras, aku melepas seragamku dan memakai t-shirt, rebahan di atas pacarku yang pertama*(baca: kasur)
Tadi aku sempat lihat note di kulkas,
Mama dan ayah pulang malam dan gak sempat masak makan siang, mereka meniggalkan uang 200 ribu buat beli makan siang dan makan malam
Aku harus cari akal sendiri buat makan,mana Leyla lagi study tour jadi gak ada yang masakin.
Padahal cuma guru, tapi sibuk banget, gimana nasibku kalau mereka jadi kepala sekolah
Dilempar ke asrama kali ya?
Tidak butuh waktu lama aku melayang masuk ke alam mimpi.
kriiiing kriiiiing
Aku auto bangun denger bel rumah berdering, aku lirik jam weker di meja
17:30
Masih terlalu awal buat orang tuaku untuk pulang
jadi siapa yang datang?
Kriiiiing kriiiiiing
Bel nya bunyi lagi
Aku lari membuka pintu
"Siapa ya?"
Sosok ber home wear yang butuh beberapa saat untuk dikenali
"Sore Rey"
Hah?
"Bintang?!"
Aku bergeming di pintu
Tumben banget ni orang dateng ke rumah, bukan tumben lagi, never!
" gak di suruh masuk nih?"
Lamunanku buyar
"Eh,sorry! Kuy masuk!"
"Sendirian aja nih? Ortu kemana?"
"Unfortunatetly yes, ortu lagi kerja, adik lagi study tour"
Aku menyiapkan syrup dan box chocopie
"Oke, jadi ada perlu apa kesini?"
"Main-main aja, bosen di rumah"
Perasaan aku nggak pernah kasih tau alamat rumah ke Bintang deh
"Tau alamat rumah gw dari siapa?"
"Adinda"
Tuh kan siapa lagi kalo bukan itu anak satu
Bintang dan aku memang dekat, tapi nggak sedekat itu, kami biasa jalan hang out bareng dan ngantin bareng
Tapi dengan Adinda diantara kami
nggak pernah ngomong secara personal.
dan terjadilah moment yang sudah di prediksi
Awkward.
"Terus, ini mau ngapain?"
Tanyaku
Di melirik
"Gw.......mau ajak lo jalan"
Uhuk!uhuk!
Parah, aku kaget dengernya sampe kesedak syrup
"Maksud lo?!"
"Gw mo ajak lo jalan"
Aku masih gak paham, coba cari arti yang paling positif thinking
"Oh, Hang out?"
"Bukan"
Hah?
lha terus apaan?
"Terus?"
"Nge-Date"
Nge-Date? Aku semakin nggak paham, dia mau ajakin aku temenin dia nge-Date sama ceweknya?
"Oh, lo ngajak gw temenin lo nge-Date sama cewek lo?"
Dia menggeleng
Lha terus?
"Gw mau nge-Date, kencan sama lo"
WHAT?!!!
***********
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Debate
RomanceYang satu takut ke PD an, yang satunya lagi cuma cinta dalam diam karena takut di tolak, gimana dah?! Cover by: @kainitsuga. Di first chapter udah ketahuan genrenya, yang ndak kuat jangan dilanjut.
