Perkenalan

35 3 2
                                        

Adsilla Clarissa Jasmeen. Nama yang bagus untuk anak SMA umur 16 tahun an. Lebih sering disapa Sila.

Sila adalah salah satu dari sekian banyak orang yang sangat suka dengan game. Biasanya sih disebut gamers.

24/7 dari hari - hari nya adalah bermain game. Tapi jangan salah, meskipun Sila dikenal sebagai gamers dia tergolong anak yang berprestasi. Sila berprinsip gamers boleh bego jangan.

Pada waktu itu adalah jam pulang sekolah dan Sila sedang membereskan peralatan belajarnya. Teman - temannya sedang menunggu nya di depan kelas. Sila adalah anak yang tidak terbiasa untuk pulang sendiri dan selalu pulang dengan teman - temannya baik itu naik Grab ataupun mobil mereka sendiri.

Ting!

Handphone Sila berbunyi tanda ada pesan masuk. Sila pun membuka pesan itu sambil berjalan ke arah teman temannya.

+6287xxxxxx

Hai Sila! Selamat datang di dunia werewolf. Kamu terpilih jadi pemain werewolf loh. Senang gak? Pasti senang.
Send location.

Jangan lari loh ya. Aku bisa melihat kamu. Play or die?

Apa ini?

Sila yang pada dasarnya memang penakut menampilkan raut wajah kaget dan takut. Sila berusaha untuk tidak menampilkan ketakutannya didepan teman - temannya dan bertekad untuk tidak memberitahukan hal ini kepada mereka. Sila pun berhenti berjalan dan disambut raut bingung dari teman - temannya.

"Kenapa? Ada yang ketinggalan?" Teman yang baik bukan?

"Eh.. Nggak kok nggak. Kalian duluan aja pulangnya. Sila masih ada urusan. Sila gapapa kok pulang sendiri" Sila berusaha untuk terlihat baik baik saja didepan teman - temannya.

"Bener? Gapapa?" Tanya temennya Sila. Ga biasanya Sila berani pulang sendiri. Ini adalah kali pertama selama 2 tahun mereka di SMA dan Sila berani pulang sendiri.

Sila tidak melihat ke arah teman - temannya karena takut jika teman - temannya sadar apa yang Sila rasakan. Sila memilih untuk melihat ke arah gerbang dan siapa sangka? Dia melihat seseorang yang memakai topeng sedang melihat kearahnya dan melambaikan tangannya.

"Iya Sila gapapa. Kalian duluan aja" Sila berusaha untuk meyakinkan teman - temannya. Mereka akhirnya meninggalkan Sila sendirian meskipun awalnya tidak yakin

Sila kembali dilanda rasa takut. Pesan ini tidak main - main. Sila memilih untuk pergi ke tempat yang ditentukan daripada kehilangan nyawa.

****

Kenzie Lutfi Aditya. Cowok berandal yang jauh dari kata berprestasi. Sekolah hanya dijadikan tempatnya untuk tidur. Meskipun cowok berandal Lutfi sangat menjauhi yang namanya rokok dan minum minuman keras. Kenzie adalah anak dari pemilik perusahaan asuransi yang menaungi mall, restoran, dan rumah sakit.

Disaat kumpul bareng teman - temannya dia lebih memilih untuk makan permen daripada merokok seperti yang teman - temannya lakukan. Goodboy or badboy?

Lutfi adalah anak SMA tahun terakhir. Berumur 18 tahun. Belum pernah pacaran karena ga ada yang bisa luluhin hatinya.

Saat itu Lutfi sedang kumpul sama teman - temannya disebuah Cafe untuk membahas tawuran antar sekolah yang akan mereka lakukan.

Ting!

Lutfi mendapatkan pesan sama halnya dengan apa yang dialami Sila.

+6287xxxxxx

Hai Lutfi! Selamat datang di dunia werewolf. Kamu terpilih jadi pemain werewolf loh. Senang gak? Pasti senang.
Send location.

Jangan lari loh ya. Aku bisa melihat kamu. Play or die?

Lutfi mengerutkan keningnya. Awalnya Lutfi memilih untuk mengabaikan pesan itu. Akan tetapi, ketika Lutfi melihat ke luar Cafe dia melihat seseorang yang menggunakan topeng sedang berdiri disamping motornya dan melambaikan tangan kepadanya. Orang itu mengisyaratkan melalui tangannya seolah - olah sedang memotong lehernya.

Ini ga main - main pikirnya. Lutfi sontak berdiri yang memancing pandangan heran teman - temannya.

"Kenapa lo?" Salah seorang dari teman - temannya menyuarakan isi pikiran mereka.

"Nggak. Gue duluan ada urusan." Lutfi buru - buru meninggalkan Cafe dan pergi ke lokasi yang telah ditentukan.

***

Hai
Hari ini aku bawain cerita yang sedikit berbeda wkwkwk.
Pengen aja gitu nulis yang gini - gini. Jangan lupa vote and comment yah. Berharga loh itu:(

Game : WerewolfStories to obsess over. Discover now