Awal Rasa

73 3 0
                                        

"Aku mencintaimu Sasa. Jadilah kekasih hatiku. Agar aku bisa selalu menjagamu, menghapus sedih mu, dan membahagiakan dirimu".

Kring...Kring...

Dengan tubuh bercucuran keringat aku terbangun dari tidurku. Suara alarm yang begitu keras membuat jantungku terus berdegup kencang. Masih ku atur nafasku yang terengah-engah seperti berlari ribuan km. Siapa laki laki di mimpiku? Suaranya sangat menenangkan hati dan sebenarnya siapa dia?

Tok Tok Tok

"Sasa."

Kriettt (suara buka pintu)

"Iya mah."

"Mamah kira Sasa belum bangun tidur."

"Udah dong mamah ku yang cantik."

"Ya sudah sekarang Sasa mandi, habis itu langsung turun untuk sarapan" ucap mamah sambil mencium kening ku.

"Siap mah" jawab ku.

Mamah berjalan ke luar dari kamar ku. Hanya beberapa detik pintu kamar sudah tertutup kembali. Aku kembali duduk di atas kasur ku dan memikirkan kembali tentang mimpi semalam.

Aku berharap semua akan baik baik saja. Entah mimpi ini pertanda baik untukku atau sebaliknya. Tapi aku percaya, Allah akan memberikan kebahagiaan untuk ku.

🌷🌷🌷

Nama ku Sasabillah, aku anak tunggal dan usia aku 22 tahun. Aku punya sahabat yang super duper baik bernama Airina. Hobi aku baca novel dan makan makanan pedas.

Aku punya mantan bernama Sapta. Walaupun awal nya aku sulit move on dari dia tapi sekarang aku baik baik saja dan aku sudah jomblo selama 1 tahun, hehe .

Idih mulai deh eksisnya di depan cermin. Pantes aku jomblo. Yaudah lah yah, yang penting aku bahagia walaupun ngk punya pacar.

"Mah mamah mamah."

"Iya sayang, ada apa sih. Ko heboh banget. Mau kemana sore sore begini?"

"Hehe, mau pergi sma Airin mah. Ada novel yang mau aku beli."

"Oh gitu. Sampai jam berapa sayang? Jangan malam malam ya pulangnya. Trus Airin ngk jemput kamu?"

"Aku janjian di mall mah, habis kasian dong dia selalu jemput aku mulu. Kan nanti aku di bilang anak mami terus."

"Emang Sasa anak kesayangan mamah."

"Udah ah mah. Sasa mau berangkat. Assalamualaikum, dah mamah."

"Wa'alaikum salam, hati hati sayang. Jangan malam malam pulang nya."

"Iya mamah ku yang paling bawel dan cantik, dah mah."

"Dasar anak ini, dah sayang."

🌷🌷🌷

Seperti biasa aku yang datang lebih awal. Pasti aku nunggu lagi deh. Padahal bilangnya udah di jalan. Hem, untung aku teman yang baik. Dari pada bt, aku lanjutin baca novel yang tadi aku bawa dari rumah.

"Permisi mba, boleh minta tolong."

Mba? ya kali aku udah kece gini di bilang mba mba.

"Maaf mba, bisa minta tolong."

"Oh, iya mas. Kenapa ya."

"Hp saya lowbet, saya mau minta tolong orderin gojek online."

"Oh gitu. Emangnya ke arah mana mas."

"Boleh saya yang ketikin, kalau boleh?"

"Silahkan, tapi mas nya bukan maling kan? Maaf ya mas, saya hanya waspada saja."

"Iya ngk apa apa ko mba. Justru saya malah terimakasih karna sudah di bantuin."

"Iya mas, tenang aja. Saya orangnya baik ko."

"Iya mba sekali lagi terimakasih banyak."

"Sama sama."

"Mba nya lagi nunggu teman atau lagi nunggu jemputan?"

"Lagi nunggu teman mas."

"Kalau boleh tau, mau belanja apa di mall?"

"Oh itu, saya mau beli novel saja sih, ya palingan habis itu makan terus pulang."

"Oh gitu, em oh ya mb.."

"Mas, udah datang tuh gojek online nya."

"Eh iya mba, yaudah ya mba saya jalan dulu. Sekali lagi terimakasih banyak."

"Iya sama sama."

Sepertinya tadi dia mau bilang sesuatu deh. Ah biarin saja, siapa suruh ganggu aku lagi baca novel. Untung manis, dan suaranya juga menenangkan hati.

Suara? Aku jadi teringat laki laki di dalam mimpiku tadi malam. Masa iya laki laki yang sama? Apa cuma kebetulan saja. Sudah lah lanjut baca novel lagi.

~lanjut ngk ceritanya?

jika KAMU, [SELESAI]✓Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora