Versailles, Prancis
"Ver., udah puluhan kali gue ngomong ke lo,lo tau nggak sih seberapa kesalnya gue ngeliat lo kek gini?!
4 tahun ver, 4 tahun! Lo masih betah-betahnya nutup hati lo buat cewek lain, berharap valley bakalan balik lgi ke lo! "Ucap seorang cowok tampan yg memiliki bola mata berwarna coklat gelap,frustasi. Berharap kali ini sahabat disebelah
nya merespon perkata'annya.
Tapi ternyata lagi-lagi hasilnya mengecewakan, tak ada respon sedikitpun keluar dari mulut sahabatnya satu ini,
"Gue tau, lo cinta banget sama valley. Tapi lo harus sadar, ini bukan cerita novel ver, dimana si pemeran utama tuh bakalan hidup bahagia selamanya sama orang yang dia sayangi sekali badai pun memisahkan mereka, ingat, ini kehidupan nyata"sambung cowok tampan yang sedari tadi berusaha menyadarkan sahabatnya, agar tidak terlalu berharap banyak untuk sesuatu yg nggak bakalan terjadi lagi.
"Gue tau itu, gue sadar dav,nggak bakalan lagi ada kemungkinan buat harapan gue ini jadi nyata"akhirnya cowok yang sedari tadi ditunggu responnya pun menjawab, Vernan, cowok blasteran prancis-turkey. Ia memiliki wajah yang sangat tampan dihiasi dengan bola mata berwarna biru gelap.
Ya, terkadang ia memang harus mengakui kebenaran perkata'an sahabatnya dan mungkin ia harus kembali menjadi dirinya semula. David. Cowok yg juga tampan, tpi masih kalah tampan dari vernan, yang memiliki bola mata berwarna coklat gelap. Blasteran prancis-Indo. Akhirnya tersenyum lega, setidaknya sahabatnya ini, masih sadar bahwa dirinya ada di dalam kehidupan nyata bukan novel ataupun dongeng.
"Good, ini bru namanya sahabat gue"ucap david sembari menepuk nepuk bahu vernan, "ya udah, yok kita cari makan diluar, si Leo lagi on the way ke sini, bosen katanya dirumah"
©©©©©©©©©
Mobil bugatti chiron berwarna biru pun terparkir rapi di deretan parkiran mobil cafe de la mairie, tiga pemuda keluar dari mobil mewah tersebut.
"woy, jangan maen tinggal aja! "teriak Leo pada dua temannya yang sudah berjalan agak jauh didepannya. David dan Vernan berpura pura tidak mendengar teriakan Leo. "Oke, gitu klian jadi temen, udah buat gue kayak supir, sekarang maen tinggal-tinggal aja"ucap Leo lagi, sembari berlari kecil menyusul David dan Vernan.
"Lo sih.., pake acara telponan dulu sama bebeb lo tuh, gak usah buat gua iri dah, palingan dia cuma deketin lo karna mo harta lo"ejek david, tpi kenyata'annya emang benar, kebanyakan cewek yang dekat sama Leo, bukan Leo aja sih, David dan Vernan juga, cuma mau enak nikmatin harta mereka aja,Matre gitu.
"Weh, sembarangan lo ngomong, yang ini beda kali, dia juga anak orang kaya, kayak lo nggak aja"jawab Leo tak terima.
"Yehh.., gue mah emang eng... "Belum sempat melanjutkan, omongan david dipotong oleh vernan
"Udah ah, klian berdua kek nggak ada kerja'an lain apa! Tiap ketemu dimanapun kapanpun pasti ada aja yang didebatin"
"Lohh.. dia duluan kok yang sering nyolot"ucap Leo
"Eh... Lo kagak sadar diri apa! "
"Vernan, Leo, David! " teriak seorang cewek yang berada tak jauh di depan mereka, mereka bertiga pun menoleh ke pemilik suara tersebut.
"Eh ceysha, sama siapa lo kesini? " tanya David yang sudah menghampirinya lebih dulu. Vernan dan Leo menyusul di belakangnya.
"Sama temen gue sih, tpi mereka pada ke toilet semua"jawab ceysha. Cewek asli Indo yang dapat beasiswa kuliah ke Prancis.
"Buset dah, ngapain rame-rame ke toiletnya? " timpal Leo
"Nggak rame kok, cuma 2 orang"jawab ceysha.
"Owh...hmm,ya udah sha kita mau cabut nih, mau ngisi perut, dari tadi udah ngerengek minta di isi"ujar Leo
"Eh, i-iya silahkan kasihan tuh perutnya blom dapet jatah"jawab ceysha gelagapan saat matanya tak sengaja berpapasan dengan mata vernan yang sedang menatapnya tajam.
Leo, David, dan Vernan pun segera berjalan menuju tempat pemesanan ruang VIP khusus untuk mereka bertiga memanjakan perutnya sekalian menghilangkan suntuk akibat tugas kuliah yang menumpuk di rumah.
Sedari tadi tak ada satu kata pun keluar dari mulut Vernan sejak bertemu dengan ceysha, bukan karna dia tidak suka pada ceysha, melainkan dia malas bila berhadapan dengan ceysha, cewek yang mencoba untuk menyingkirkan valley dari hatinya. Ahh., walau sekeras apapun usaha ceysha untuk meluluhkan hati vernan, masih tetap nggak akan bisa juga, karna pengaruh valley dikehidupan vernan sangatlah kuat.
Tiba-tiba dadanya sesak, air mata kembali menggenang di pelupuk matanya, masih terekam jelas bagaimana tawanya valley, senyum valley adalah hal terindah yang ingin dilihatnya setiap saat. Tpi sekarang semua itu hanyalah sekadar angan-angan yang dia tidak tau apakah bisa kembali menjadi kenyata'an.
"Apa lo berdua bakalan slalu bantuin gue? " tanpa aba aba, beberapa kalimat itu keluar dengan sendirinya dari mulut vernan.
Leo dan David yang mendengarnya tampak bingung, tpi dengan sigap David yang lebih mengerti tentang keada'an Vernan bisa mengetahui ke mana arah pembicara'an Vernan.
"Pastinya Ver, bahkan slalu selama kita mampu"
Vernan tersenyum, ada sedikit perasa'an lega menelusup di dadanya, ia benar-benar bersyukur mendapatkan teman seperti David dan Leo, yang berani mengambil resiko apa saja demi mengeluarkan nya dari lubang keterpurukan.
"Thanks"
©©©©©©©©©
YOU ARE READING
Love reincarnation
RomanceKehidupan ini sangat membingungkan, . rumit. Ya.., itulah yang sekarang sedang di rasakan oleh seorang cowok tampan blasteran Prancis-Turkey ini, ia merasakan betapa sulitnya untuk melupakan seseorang yang sangat berpengaruh dikehidupannya, walaupun...
