Hai!!
Namaku Dina Apriliana, aku anak ke dua dari empat bersaudara. Aku terlahir di keluarga yang sangatlah terpandang. Kaka ku adalah seorang atlet voli Indonesia, dan kedua adikku masih sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia (UI).
Aku lahir di Amsterdam. Kala itu mama papa sedang ada pekerjaan disana. Tetapi aku dibesarkan di London karna mama papa harus membangun sebuah restoran Jepang disana.
Meski orang tua ku sibuk dengan pekerjaannya. Tetapi mereka selalu memperhatikan anak-anaknya dan juga selalu memberikan kasih sayang dengan kepada anak-anak dengan adil.
Selama aku tinggal di London banyak sekali masyarakat diluar sana yang menilai bahwa aku adalah wanita yang kuat, wanita yang tak mengenal kata menangis, wanita selalu tegas terhadap siapapun.
Tapi, aku tidak memikirkan itu. Aku tahu di setiap diri wanita pasti ada kelembutan dan juga kasih sayang hanya saja dia enggan memperlihatkannya.
Aku lebih baik tersenyum didepan orang dari pada aku harus menangis didepannya. Karna kehidupan itu ada masa kita bahagia dan ada masa kita sangat jatuh.
Tuhan pasti memberikan semua hambanya cobaan untuk menggapai sesuatu yang sangatlah kita inginkan. Di dalam hidup ku sudah banyak sekali cobaan yang ku alami.
Cobaan itu bahkan sudah ada saat aku sangat lah kecil. Ya seperti yang kalian tau, aku lahir di Amsterdam dan aku di besarkan di London.
Hidup di negeri orang sangatlah tidak menyenangkan. Karna hidup di negeri orang itu kita harus menggunakan bahasa setempat untuk kita berkomunikasi.
Selama 12 tahun aku tinggal di London aku sangat kangen dengan nenek dan kakek ku yang ada di Indonesia. Karna aku pulang ke Indonesia hanya 2 kali dalam setahun.
~happy reading~
