Temu

46 10 0
                                        


Dari balik celah korden aku mengintip sepasang kekasih memakai pakaian senada,dan sang perempuan membawa sebuket bunga mawar merah yang sudah dipastikan pemberian dari sang lelaki.Lelaki litu pun meninggalkan kekasihnya seorang diri dibawah rintikan sendu gerimis.Dia melajukan kuda bermesinnya dengan lambat seperti belum mau mengakhiri malam ini bersama kekasihnya.Perempuan ini sekarang menuju rumahku, pintu disebelah aku berdiri terbuka seiring salam dari perempuan itu.

"Assalamualaikum",salamnya teduh."Pacaran terus,habis anniv ya.Di kasih apa tahun ini?", ini introgasiku penasaran tanpa menjawab salamnya."Ahh kamu mah",jawabnya dengan wajah merona."Kak aku bosen lo di rumah dari tadi siang ,sekali kali apa kalo pacaran aku diajak", protesku kesal,dengan nada bercanda mengikuti setiap langkahnya.Sekarang kami dengan nyaman duduk di kasur ."Kamu tau gak, kakak dikasih kalung dan ..inisialnya WR ",beritahunya dengan mata berbinar-binar dan menunjukan perhisaan itu dari lehernya. "Cieeeeee,kapan kak Rehan mau ngelamar kakak?",tanyaku bersemangat."Mungkin sebentar lagi",jawab perempuan ini sambil memalingkan wajah tersipu.

"Mala ni kakak kasih tau,kalau kamu suatu saat deket sama cowok atau cowok itu deketin kamu,buat dia berjuang habis habisan dapetin kamu.Karena semakin besar perjuangan cowok itu ke kamu,nantinya perasaan dia ke kamu juga semakin besar",ujarnya,panjang lebar.
"Oooh siap kak",jawabku santai.

"Dan hubungan itu ga cuku pakai cinta ,kamu juga harus merhatiin bibit bobotnya,agama,sifat.Kalau ganteng itu mah bonus la", jelasnya kembali seperti guru.

"Ga make cinta?",tanyaku penasaran.

"Emang kak Rehan udah menuhin semua persyaratan kakak?",imbuhku penasaran.

"Ahamdulillah sih kakak dapetin cowok kayak Rehan ,he is perfect",jawabnya penuh bangga.

Sinar matahari mulai memenuhi ruangan kamarku.Hari ini pertama kali aku memasuki rutinitas baru,lingkungan baru, dan segala hal baru.Dengan semangat aku menuju kamar mandi bersiap diri berangkat sekolah."Kapan bunda pulang flight?",tanyaku memelas."Iya iya ,mau dibawain apa",balas bunda dari layar hp."Bawain dollar aja bun ,aku udah ngumpulin tuh semua uang dari asia",jawabku santai."Lala...,ayo cepet berangkat",ajak kak Wanda,yang sudah siap mengendarai motor."Dadah ya bun,Mala berangkat dulu", jawabku singkat dan menutup panggilan video.Dengan gesit kak Wanda mengalahkan mobil mobil yang menghadang sepanjang perjalanan dengan motor matic nya,dalam waktu 10 menit kak Wanda sudah berhasil mengantarku sampai sekolah dengan selamat."Sukses ya..first day jadi anak SMA",godanya didepan gerbang sekolah"Iya kak",jawabku,langsung menyerahkan helm yang kugunakan.Setelah kak Wanda meninggalkanku aku langsung masuk dan berkumpul di lapangan sekolah.Setelah berbagai penyambutan siswa baru ,kami sebagai siswa baru digiring menuju kelas masing masing yang telah dibagikan saat pengumuman peyambutan tadi.Good aku satu kelas dengan teman dekatku semasa SMP.

Henna...kita satu kelas",panggilku langsung menggeret tangannya masuk ke dalam kelas yang asing bagiku.

"Ehhh ketemu kamu lagi minion",jawabnya lantang.

"Hushh bucin diem ",jawabku tak kalah lantang.

Kami pun memposisikan untuk duduk di bangku kedua dari barisan paling belakang .Setelah 30 menit kami berbaur dengan anak anak lainnya,seorang guru perempuan yaitu wali kelas kami memasuki ruang kelas diikuti seorang laki laki berseragam tidak rapi.Kelas pun menjadi sunyi dan semua murid tertuju pandangan pada laki laki disamping wali kelas kami.

"Anak anak ini salah satu contoh ketidak disiplinan ,mengawali tahun ajaran dengan sesuatu yag tidak disiplin patut untuk dijadikan pembelajaran",pembicaraan yang dimulai dengan sesuatu yang tidak mengenakan.

Dan laki laki itu berdiri mematung di depan kelas tanpa berkata apa apa.

"Sekarang jelasin kenapa kamu bisa telat ",ucap wali kelas tanpa ragu.

"Maaf saya telat datang karena kesiangan,lupa kalo hari ini udah masuk sekolah.",ucapnya tak kalah ragu dengan tatapan ke segala penjuru kelas.

Entah kenapa aku melihat laki laki itu dengan perasaan sebal,sial!! bola matanya menatapku.
"Nama kamu?",tanya guru itu kedua kali.
"Candra ",jawabnya tanpa rasa bersalah.

Laki laki itu akhirnya dipersilahkan duduk,dan kebetulan dia duduk di bangku belakangku.Ditengah pembicaraan wali kelas,sepertinya ada tangan yang mencolek punggungku ,ya tangan laki laki itu.

"Ada apa sih",gerutuku kesal membalikkan badan.
"Ini jam berapa?",tanya dia singkat."Jam 10:15 ",jawabku seadanya,tanpa membalikkan badan.

Tak sengaja kudengar percakapan Candra dengan teman disebelahnya,Dimas."Njir lama banget isinya cuman basa basi ",ujarnya mengeluh dengan suara pelan."Tau tuh ",balas Dimas tak kalah pelan.Untuk hari pertama kami dipulangkan pukul 11:00 ,dan mulai besok kami sudah akan dibagikan jadwal pelajaran selama setahun kedepan."Jalan yuk",ajak Henna di tengah perjalanan menuju gerbang sekolah."Nggak ah,mau nyampulin buku -buku di rumah",jawabku santai.Aku pun mendapat pesan dari kak Wanda.
Wawan:Pulang ngojek aja ya ..ini aku ada meeting dadakn jam 11.
Nirmala D:Yaaa

Sebenarnya malas aku harus memesan ojek online siang siang begini,pasti sibuk dan biaya yang mahal.Tapi mau tak mau aku tetap harus memesan ojek online daripada menjadi penunggu sekolah sampai nanti sore. Setelah 15 menit aku menunggu abang ojol tiba dan merasakan kemacetan yang luar biasa siang ini,akhirnya kini aku telah tiba dirumah.Senja telah berlalu dan kak Wanda baru pulang dari kantor."Gimana neng udah dapet gebetan belum ,kakel gitu",godanya sambil tertawa."Halah...nggk kak,gak ada .Oya tadi ada yang telat lo pertama kali masuk sekolah", beritahuku tentang kejadian di sekolah."Kok bisa?dihukum dong",balas kak Wanda sambil berlalu."Nggak ,Cuma disuruh kedepan",jawabku singkat .

Nb:Halo readers ..!!untuk dialog yang penting/utama akan aku buat bersusun.Dan kalau ada salah penulisan atau hal lain komen aja ya:;))

Yukkk sedekah vote🤗
Ig:berlian.pasussandha

CandramawaStories to obsess over. Discover now