“Hallo semua. Kembali lagi kepada saya, selama satu jam kedepan saya akan memandu anda dalam cara cara menghindari wabah yang baru baru ini me……”
“Lho kok di ganti Van. Ini penting lho.” Ucap Riana menasihati
“Bosen mi, dari dulu beritanya itu itu mulu. ” Kata Revan sambil mengerucutkan bibir dan melempar remot ke kursi.
“pa, liat tuh Revan. Dari dulu sikapnya ga berubah ubah, kalo kena baru tau rasa.” Ucap Riana kesal ketika Rahardika melewati ruang keluarga.
“Van, kalo dinasihati jangan gitu dong. Papa ga pernah ngajarin yang kayak gini lho ya.” Ucap Rahardika sambil menyeruput the hangat buatan istrinya.
“Ahhh, papa mama sama aja. Lagian kan Revan ga pernah keluar rumah, jadi ga mungkin kena kan.”
“Hussss, jangan bilang gitu.” Ucap Riana serius. Selain bandel, sikap anaknya yang lain ialah banyak omong dan suka ngelantur.
“KAMU YA BISA BISANYA NGOMONG KAYAK GITU!” bentak Rahardika.
“Eh bentar bentar, jangan teriak-teriak dulu.”
Ucap Revan tatkala melihat berita yang menarik perhatiannya. Rahardika hanya bisa menghembuskan nafas kesal dan menetralkan detak jantungnya.
“Pemirsa, artis dari Semarang City kembali menorehkan prestasi. Dia adalah anak asuhan dari SRG Entertainment yang baru baru ini debut. Namun ada kabar yang mengecewakan karena ia membatalkan konser pertamanya, dan dikabarkan dia jatuh sakit. Dikutip dari laman…….Ceklek”
“Loh mah, kok dimatiin sih tv nya” Rengek Revan.
“Biar tau rasa” ucap Riana seperti sedang membalas perbuatan anaknya.
“kalo Cuma liat ngapain, kalo bisa bawain dong mama satu yang kayak gitu.” Lanjut mama dengan nada sedikit mengejek.
“Ahhh, mama nih. Au ah males.” Ucap Revan sambil berjalan menuju kamarnya.
Rahardika terkekeh melihat tingkah anak dengan istrinya itu.
Revan memanglah anak orang berada, tapi wajah dan postur tubuhnya begitu wow. Sampai sampai di usianya yang ke 20 tahun ini, ia bisa merayakan ulang tahun kejombloannya yang ke 20.
~~~
“Huwoh, ini ya yang tadi muncul di tv” ucap Rehan kagum ketika melihat sebuah artikel di laptop nya.
“Namanya Veronika ya. Whattt, rumahnya deket sini. Kenapa gwe ga tau gilak, gini amat jadi human.” Ucap Rehan sambil mengacak acak rambutnya kesal.
Rehan lalu beranjak meninggalkan laptopnya dan berdiri di depan kaca.
“Emang apa sih yang kurang, udah ganteng. Perut ngotak, tangan ngisi. Kurang apa coba” Kata Rehan sambil memandangi tubuh kerempengnya. Dia hanya berusaha menyemangati dirinya sendiri
“uh gini amat dah. Kapan coba punya pacar” ucap Rehan putus asa dan melempar badannya ke kasur empuk di depannya.
“Gimana ya rasanya pacaran?”
~~~
Wabah penyakit ganas yang belum bisa diteliti secara ilmiah itu seketika menyerang kota Semarang City.
Sudah ditemukan cara pencegahan, namun tak ada ilmuan yang sanggup mencari obat untuk menyembuhkan wabah tersebut.
Cara pencegahannya ialah dengan menghindari keramaian atau Social Distancing. Agar tidak merembet ke seluruh penduduk.
~~~
Suara jam weker kembali membangunkan kembali alam mimpiku yang indah.
YOU ARE READING
CONVOLUTED LIFE
FantasyUsahakan baca cerita ini dahulu baru baca NARATAMA. Karena NARATAMA up duluan, maka terpaksa di slow up dulu. Fokus ke alur cerita ini dulu oke Seseorang yang terpaksa masuk dalam sebuah ilusi yang sengaja dibuat oleh Lavagus lewat wabah penyakit (T...
